
PAMEKASAN, Arahjatim.com – Pertumbuhan usaha kuliner dan ruang kreatif di Kabupaten Pamekasan mendapat apresiasi positif dari Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Hj. Ansari. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri grand opening Javaloka Bistro yang berlokasi di jalan raya Pasar Pao, Desa Murtajih, Kabupaten Pamekasan, Madura. Selasa(13/10/2026). Sore.
Menurutnya, dengan maraknya kehadiran kafe dan tempat nongkrong modern di Madura menandakan iklim perekonomian daerah yang kian maju dan bergairah.
“Menjamurnya kafe di Madura ini mencerminkan bahwa perekonomian di Madura sudah sangat maju. Kafe saat ini bukan lagi sekadar tempat ngopi, melainkan sudah bertransformasi menjadi ruang diskusi, kolaborasi, hingga tempat bekerja jarak jauh (work from anywhere),” ujar Hj. Ansari, di sela-sela kegiatannya.
Ia menambahkan, kehadiran Javaloka Bistro tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga memberikan dampak konkret bagi perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja masyarakat sekitar.
“Dengan hadirnya Javaloka Bistro, terasa sekali kenyamanannya. Yang paling penting, unit usaha ini menjadi penggerak ekonomi karena menyerap banyak tenaga kerja lokal, mulai dari pramusaji hingga juru masak di dapur,” ungkapnya.
Dorong Kemandirian UMKM dan Program Atensi Pemerintah
Terkait peran DPD RI dalam mendorong UMKM kuliner naik kelas, Hj. Ansari menilai pelaku usaha independen seperti Javaloka telah memiliki fondasi mandiri yang kuat. Namun, untuk UMKM kelas menengah ke bawah, pihaknya terus bersinergi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) guna menyalurkan bantuan bagi masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 5.
“Untuk UMKM yang membutuhkan dorongan, kami ada program kemandirian bersama Kemensos. Bantuan diberikan secara langsung berupa sarana dan alat usaha sesuai kebutuhan riil di lapangan—seperti pedagang sayur atau minuman—tanpa melalui perantara pihak ketiga,” terangnya.
Menutup kunjungannya, Hj. Ansari berpesan kepada para pemuda di Pamekasan agar dapat memanfaatkan keberadaan ruang kreatif seperti Javaloka Bistro secara produktif dan positif.
“Saya berharap anak muda di Madura, khususnya Pamekasan, tidak hanya menjadikan kafe sebagai tempat nongkrong biasa. Manfaatkanlah sebagai wadah diskusi positif dan ruang kerja kreatif. Adanya fasilitas pendukung seperti live music diharapkan bisa memantik ide-ide cemerlang dan memicu semangat berkarya,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Ansari juga sempat mencicipi sajian kuliner khas Javaloka Bistro. Ia melayangkan pujian pada kualitas rasa dan pelayanan yang disajikan.
“Saya tadi mencoba minuman Pure Matcha serta olahan kombinasi beef, duck, potato, serta sajian ayam panggang dan salad. Rasanya luar biasa, sangat direkomendasikan dan sudah berstandar internasional. Harapan saya, Javaloka Bistro terus konsisten mempertahankan cita rasa dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung,” pungkasnya. (Ndra).












