Anugerah Syiar Ramadhan 2018 Ajang Inspirasi Pengembangan Kepemudaan

oleh -
Apresiasi kepada lembaga penyiaran yang telah menayangkan program bernilai positif selama bulan Ramadan serta pelaku penyiaran yang memberikan inspirasi bagi pengembangan kepemudaan. (Foto: ArahJatim.com/hel)

Jakarta, ArahJatim.com – Sejumlah lembaga penyiaran di tanah air menyabet sejumlah penghargaan dalam ajang Anugerah Syiar Ramadhan 2018 di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (28/62018). Ajang yang diprakarsai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini secara khusus memberikan apresiasi kepada kaum muda.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyerahkan penghargaan kepada lembaga penyiaran yang memenangkan anugerah ini.

“Ini kali pertama Kemenpora memberikan apresiasi seperti ini. Anak-anak muda harus diberikan ruang dan salah satu ruang kreatifitas yang paling penting adalah melalui lembaga penyiaran. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada lembaga penyiaran yang sudah memfasilitasi kreatifitas pemuda Indonesia dan mendesain program-program inspiratif”, kata menpora.

Ada dua belas kategori program yang mendapat penghargaan, tujuh kategori umum dan lima kategori khusus apresiasi kepemudaan.

Berikut tujuh program yang mendapat Anugerah Syiar Ramadhan 2018:

  1. Kategori Program Reality Show dimenangkan acara `Menjemput Berkah` di Trans 7
  2. Kategori Program Sinetron dimenangkan acara `Tiada Hari yang Tak Indah` di SCTV
  3. Kategori Program Ceramah Terbaik dimenangkan acara `Damai Indonesiaku Spesial Ramadhan` di TV One
  4. Kategori Program Pencarian Bakat dimenangkan acara `Hafidz Indonesia` di RCTI
  5. Kategori Program Wisata Budaya dimenangkan acara `Jazirah Islam` di Trans 7
  6. Kategori Program Talk Show dimenangkan acara `Tafsir Al-Mishbah` di Metro TV
  7. Kategori Program Kultum dimenangkan acara `Mutiara Hati` di SCTV

Pemenang untuk peraih penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2018 apresiasi kaum muda adalah:

  1. Kategori Host Muda Inspiratif dimenangkan Gita Savitri Devi dalam acara Muslim Travelers di NET TV
  2. Kategori Dai Muda Inspiratif dimenangkan Ilyasa Wijaya Kusimah dan Alyasa Wijaya Kusuma dalam acara Aksi Asia di Indosiar.
  3. Kategori Grup Musik/Penyanyi dimenangkan Nissa Sabyan
  4. Kategori Aktor Muda lnspiratif dimenangkan Alfie Alfandy.
  5. Kategori program inspirasi pemuda Indonesia dimenangkan oleh program Syiar Anak Negeri di MetroTV.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh, yang menggagas apresiasi Kepemudaan ini menjelaskan, gelaran ini sudah rutin dilakukan oleh KPI bersama MUI.

“Tahun ini Kemenpora berkolaborasi dengan menekankan adanya lima kategori apresiasi. Kelimanya yakni host muda inspiratif, dai muda inspiratif, grup musik/penyanyi muda inspiratif, aktor muda inspiratif dan program inspirasi pemuda Indonesia”, ujar mantan aktifis mahasiswa 98 ini.

Komisioner KPI, Nuning Rodiyah, mengatakan ada beberapa program televisi yang mendapat penghargaan ini. Syarat mutlaknya, program tersebut tak pernah mendapat sanksi dari KPI.

“Jadi semua relatif bersih dan harapannya adalah ke depan seluruh pemenang, baik nominasi bisa menjadi contoh bagi tayangan lain dan tidak hanya berlaku di bulan Ramadan saja,” ujar Nuning.

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidlowi menjelaskan, kegiatan ini sebagai wujud penghargaan bagi lembaga penyiaran.

Hadir dalam Anugerah Syiar Ramadhan 1439 H : Ketua Umum MUI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Yuliandre Darwis, Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Ahmad Yani Basuki, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh, Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidlowi, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Drwabroto, Dirjen Pendidikan Islam Komaruddin Amin, Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda Amar Ahmad, Ketua Komisi Infokom MUI Asrori S. Karni, Ketua Komisi Dakwah MUI Cholil Nafis. (Foto: ArahJatim.com/raf)

Ada dua belas kategori program yang mendapat penghargaan, tujuh kategori umum dan lima kategori khusu

“Lembaga penyiaran punya peran penting dalam membumikan Islam yang rahmatan lil alamin,  sehingga nilai agama dapat berperan dalam menjaga harmoni kita sebagai bangsa”, kata Masduki. (hel)