Jakarta, Perkembangan teknologi komunikasi yang begitu pesat di era digital, membuat masyarakat dengan mudah membuat konten-konten di media sosial. Ironis, tidak jarang konten-konten yang diviralkan melalui media sosial tersebut, terkesan tendensius, dan dapat menimbulkan krisis komunikasi di perusahaan, termasuk di perusahaan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia.
Dalam menangani persoalan tersebut, maka manajemen PT Garuda Indonesia, tetap melakukan analisis yang mendalam, dan mengambil tindakan cepat dan taktis.
“Memang tidak semua kritik atau pesan, yang diviralkan melalui media sosial, khususnya yang menyangkut PT Garuda, harus direspon berlebihan. Kita analisis dulu secara mendalam,‘‘ ujar Mitra Piranti, VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero), TBK, di hadapan rombongan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media, Universitas Ciputra, saat melakukan industrial field trip di kantor Garuda Management Building, Jakarta, Rabu (14/5).
Menjawab pertanyaan mahasiswa Universitas Ciputra, mengenai viralnya sebuah pemberitaan yang menyangkut keselamatan penerbangan, Mitra mengatakan, pihak segera merespon dengan memberikan keterangan yang lengkap.
Termasuk membuat rilis, serta menentukan pejabat yang memberikan keterangan pers. Misalnya, ketika ada peristiwa roda pesawat yang tiba-tiba terlepas, sesaat setelah landing di bandara Tanjung Pinang, Riau, maka pihak manajemen, melakukan investigasi internal.
Selain itu, memastikan apakah ada penumpang yang mengalami luka-luka, serta memberikan informasi yang benar, terkait dengan peristiwa tersebut.
Demikian pula, ketika ada salah seorang penumpang pesawat Garuda, yang meviralkan pelayanan pramugari saat memesan makanan, maka pihak manajemen segera merespon keluhan penumpang tersebut.
‘‘Penumpang Garuda itu klien kami. Bukan musuh kami, Makanya harus dilayani dengan baik,‘‘ ungkap Mitra Piranti.
Saat melaksanakan industrial field trip, manajemen PT Garuda Indonesia, memberikan kesempatan rombongan mahasiswa Fikom UC untuk melihat kegiatan pada bagian Operational Control Centre (OCC). Bagian ini bertugas untuk memantau serta mengendalikan seluruh aspek operasional penerbangan pesawat Garuda, baik penerbangan reguler dan juga penerbangan haji.










