Satpol PP Kab Kediri Obrak PKL di Kawasan SLG

oleh
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Dita (24 ) salah seorang penjual yang biasa mangkal di kawasan SLG Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem Kab Kediri tidak dapat menyembunyikan kepanikannya.

Terlebih saat puluhan anggota Satpol PP bersama Tim Gabungan baik dari Polres Kediri, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Kesbangpol dan Bagian Perekonomian menghampirinya pada Selasa (11/3/2019).

Saking paniknya kopi yang baru saja dibuat dan disuguhkan ke pembeli langsung diambil kembali dan dibuang. Tak hanya Dita, Ita pun yang berdagang disebelahnya juga mengaku kecewa menurutnya tidak ada sosialisasi padahal dirinya sudah terlanjur berbelanja untuk berjualan.

pasang iklan_rev3

Serentak para pedagang langsung kalang kabut membereskan dagangannya lantaran takut diangkut ke dalam mobil patroli.

Kasat Pol PP Drs. Agoeng Noegroho, MM mengatakan penertiban PKL Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kab Kediri karena para PKL membandel meski sudah ada sosialisasi dan ada papan larangan serta surat ederan yang sudah ditempel di gerobak tidak ditaati.

Lebih lanjut Agoeng menjelaskan sudah ada surat edaran yang berisi untuk tidak meninggalkan gerobak atau rombong agar dibawa pulang tidak diindahkan oleh para pedagang kaki lima.

“Silahkan berjualan mulai pukul 16.00 WIB sampai batas maksimal pukul 23.00 WIB dan gerobak atau rombong harus dibawa pulang. Tapi, sering berjalannya waktu masih banyak pelaku UMKM yang masih melanggar, ” terang Agoeng.

Agoeng juga mengimbau kepada pemilik rombong yang diangkut oleh tim gabungan bisa mengambil ke Kantor Satpol PP. Jangan khawatir semua perkakas mulai kompor dan peralatan jualan diamankan dengan baik.

“Penertiban PKL ini menyiapkan 3 unit armada truck milik Satpol PP dan ada 2 tambahan unit truk dari Dinas lain untuk memperlancar mengangkut rombong yang di tinggal pemiliknya, ” jelas Agoeng.

Ditempat yang sama, Santoso selaku Kabag Perekonomian dan SDA mengatakan, kegiatan penertiban PKL di Kawasan SLG ini melibatkan beberapa Dinas terkait.

“Kita akan segera lakukan koordinasi dan menata para PKL yang berjualan di Kawasan SLG. Mengingat jumlah PKL semakin banyak dan kami akan melakukan koordinasi dengan Dinas terkait untuk membantu mencarikan lokasi yang pas, “jelas Santoso.

Santoso juga menambahkan PemKab Kediri sudah membangun khusus berjualan bagi pelaku UMKM di sisi sebelah Utara Taman Hijau, tapi bangunan itu cukup untuk 400 pelaku usaha.

Sementara, jumlah PKL di Kawasan SLG ada sekitar ribuan dan juga ada beberapa yang tergabung di dalam paguyuban PKL. (das)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.