Strategi Permainan Ganjar Menapaki Peluang Presiden RI

oleh
oleh

ArahJatim.com – Dalam uraian sistematis penilaian masyarakat tentang Ganjar Pranowo mengundang banyak sentimen negatif, itu setelah statement penolakannya terhadap Israel yang hendak bertandang ke Indoneisa guna menghadiri gelaran Piala Dunia U 20.

Dia tak sendiri, ada suara lain yang seragam menolak Israel datang ke Indonesia meski hanya untuk olahraga. Gubernur Bali, I Wayan Koster terang-terangan menolak kedatangan Medinat Yisrael itu. Alasannya riskan terjadi teror pengeboman lagi di Bali.

Telinga masyarakat dan penggemar sepakbola Indonesia gatal mendengarnya. Apalagi ketika adanya isu statement itu berasal dari partai yang selama ini menaungi dua suara tersebut. Toh harus manut sebagai anak partai.

pasang iklan_rev3

Namun suara itu bukannya tanpa risiko. Cacian hujatan bagi keduanya terus mengalir di sosial media. Masyarakat menyalahkan mereka berdua setelah ajang internasional itu resmi batal digelar di tanah air.

Digadang-gadang maju sebagai calon presiden RI pada 2024 mendatang malah membuat Ganjar dipertanyakan. Elektabilitasnya menurun tajam. Rakyat tak lagi peduli dengan ocehan Gubernur Jawa Tengah itu. Anggapannya, menangangai olahraga saja tidak bisa apalagi menghandle negara yang begitu kompleks. Tentu diragukan.

Diplomasi yang dilakukan Ganjar dihantam salah oleh sebagian pengamat. Paradigma lama mengenai perseteruan Palestina-Israel dianggap tak lagi relevan untuk saat ini. Itu zaman ketika Indonesia masih baru berdiri beranjak sebagai sebuah negara baru.

Akan tetapi tiba-tiba Ganjar membungkam pendapat yang menghajarnya. Ada kabar dia akan didukung penuh oleh Presiden saat ini sekaligus koalisinya. Jalurnya menembus RI 1 tak lagi melalui partai. Tak sampai di situ, kebersamaannya dengan Presiden di dalam 1 mobil saat kunjungan ke Boyolali membuat Ganjar besar hati. Apalagi dia mengunggahnya di akun sosial media milik pribadinya.

Pengamat politik Adi Prayitno menyebut hubungan Presiden Joko Widodo dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih baik setelah gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023.

“Meski tak ada drama satu mobil yang kerap ditunjukkan Jokowi dan Ganjar, tapi pertemuan mereka di Solo, salat bersama, dan lainnya, jadi sinyal bahwa hubungan keduanya mulai membaik kembali,” kata Adi mengamati prilaku Politik keduanya.

Nantinya mungkin saja Ganjar akan memiliki manuver lagi ke depannya. Ambisinya sama, jika sudah saatnya, dia mau untuk maju duduk sebagai Presiden RI.

Penulis : Dynar Putri Amelia

No More Posts Available.

No more pages to load.