Pamekasan, Arahjatim.com — Pemandangan tak biasa mewarnai laga kandang perdana Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Minggu (6/9/2026) malam. Pertemuan antara Laskar Sapeh Kerrab dan Persijap Jepara tersebut justru berlangsung dalam atmosfer yang lengang, jauh dari riuk-pikuk antusiasme suporter yang biasanya memadati markas kebanggaan warga Madura tersebut.
Rute akses menuju area luar SGMRP yang umumnya dipadati lautan pendukung hingga radius satu kilometer dari gerbang utama, malam itu tampak sangat sepi. Kontras dengan atmosfer laga pembuka musim-musim sebelumnya, kehadiran aparat pengamanan yang bertugas justru terlihat lebih dominan ketimbang rombongan suporter yang melangkah menuju tribun.
Kondisi serupa terlihat makin jelas dari balik barisan tribun. Sederet bangku kosong mendominasi hampir di seluruh sektor, mulai dari tribun ekonomi hingga tribun VIP di sisi utara dan selatan. Suasana hening ini dipertegas saat panitia pelaksana mengumumkan jumlah kehadiran resmi penonton yang hanya menyentuh angka 3.447 orang.
Capaian tersebut tergolong amat minim mengingat SGMRP memiliki kapasitas daya tampung mencapai 13.500 hingga 14.000 penonton. Minimnya angka kehadiran pada laga kandang pembuka ini menjadi indikasi kuat adanya penurunan anemo, sekaligus sinyal evaluasi mendalam bagi manajemen klub terkait keterikatan emosional dengan basis suporter fanatiknya musim ini.(Ndra).













