Gus Kautsar: Harlah Teras Gubuk Tak Hanya Pengajian, Tapi Juga Wahana Rekreasi untuk Warga
Kediri, ArahJatim.com — Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-2 Teras Gubuk di Kediri berlangsung meriah. Ribuan warga memadati lokasi acara untuk menikmati sajian musik dari dua nama besar, yakni Letto serta Dewa 19 feat Virzha, Rabu (30/9/2026) malam.
Sejak sebelum panggung utama dimulai, suasana di lokasi sudah dipenuhi antusiasme para pengunjung. Warga datang tidak hanya untuk menikmati hiburan, tetapi juga mengikuti rangkaian peringatan Harlah Teras Gubuk yang dikemas dengan suasana penuh kebersamaan.
Pengasuh Teras Gubuk, KH Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan.
Di hadapan para pengunjung, Gus Kautsar berharap kehadiran warga dalam acara tersebut, meski hanya sebentar, tetap membawa nilai kebaikan dan menjadi bagian dari ibadah.
“Rasa terima kasih yang tidak terhingga untuk semua. Moga-moga kehadiran panjenengan walaupun hanya sedetik, dua detik, saya sangat berharap panjenengan dengan penuh keikhlasan mendoakan moga-moga majelis kita ini, tempat kita ini benar-benar merupakan tempat yang pada akhirnya menjadi saksi bagi kita semua di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujarnya.
Menurut Gus Kautsar, sejak awal peringatan Harlah Teras Gubuk memang tidak hanya diarahkan pada kegiatan pengajian. Puncak perayaan sengaja dikemas berbeda dengan menghadirkan hiburan musik sebagai ruang rekreasi bagi masyarakat.
“Ini semuanya untuk jenengan dan memang dari awal kita niatkan menghibur,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa hiburan menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, manusia memiliki rasa jenuh sehingga membutuhkan suasana yang lebih santai agar kembali bersemangat menjalani aktivitas.
Gus Kautsar kemudian menukil riwayat Sayyidina Abdullah bin Mas’ud mengenai kebiasaan Rasulullah SAW yang tidak memberikan wejangan secara terus-menerus karena mempertimbangkan kondisi dan rasa bosan manusia.
“Manusia itu bawaan lahirnya mudah bosan. Moga-moga dengan acara malam hari ini panjenengan terlecut untuk tambah semangat, untuk tambah baik, kemudian ngaji kita moga-moga tambah istiqomah,” tuturnya.
Pesan tersebut seolah menjadi pengantar sebelum panggung hiburan benar-benar pecah.
Penampilan Letto kemudian disambut antusias para penonton. Lagu-lagu populer yang dibawakan membuat ribuan pengunjung larut dalam suasana malam perayaan.
Kemeriahan semakin meningkat ketika Dewa 19 feat Virzha naik ke atas panggung. Deretan lagu hits yang dibawakan grup musik legendaris tersebut langsung mengundang sorak-sorai penonton.
Bagi warga yang hadir, malam puncak Harlah ke-2 Teras Gubuk menjadi momentum untuk menikmati hiburan sekaligus berkumpul bersama keluarga dan masyarakat dalam suasana yang berbeda.
Tak hanya konser musik, panitia juga menyiapkan kejutan lain melalui pengundian doorprize.
Beragam hadiah disiapkan untuk para pengunjung, mulai dari sepeda gunung, sepeda listrik, uang tunai hingga hadiah utama berupa paket umrah.
Gus Kautsar pun mengimbau warga untuk tetap berada di lokasi dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Malam itu, Harlah ke-2 Teras Gubuk bukan sekadar perayaan ulang tahun. Panggung musik, kebersamaan warga dan pesan keagamaan berpadu menjadi satu dalam sebuah malam yang penuh hiburan dan kehangatan di Kediri. (das)












