Operasi Patuh Semeru 2019, Polisi Incar Pemotor Bermain HP Saat Berkendara

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/48642740266_302f925931_b.jpg

Kediri, ArahJatim.com – Bagi anda yang sering menggunakan ponsel (HP) saat berkendara sepeda motor maupun mengemudikan mobil, selama 14 hari ke depan harus berhati-hati jika melintas di kawasan tertib lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September mendatang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota akan melakukan Operasi Patuh Semeru 2019. Operasi akan digelar di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Salah satu pelanggaran yang diincar petugas bersabuk putih ini ialah pengendara yang mengoperasikan HP sembari mengemudikan kendaraan, mulai dari menerima telepon sambil berkendara ataupun saat berhenti di traffic light.

Menurut Kapolresta Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP) Anthon Haryadi, Mengoperasikan HP saat berkendara bisa mengganggu konsentrasi dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, oleh sebab itu masyarakat diharapkan bisa menghilangkan kebiasaan tersebut.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Anthon kepada wartawan usai apel pasukan di Mapolresta Kediri, Rabu (28/8/2019) pagi.

Dari data Satlantas Polresta Kediri pada operasi serupa tahun lalu, kasus pelanggaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri masih berada di angka ribuan, sedangkan untuk laka lantas hanya ada beberapa kasus dengan korban luka berat dan meninggal dunia.

“Tahun lalu penindakan tilang kita pada saat Operasi Patuh Semeru sebanyak 2.960 kasus, dengan 19 kejadian laka lantas yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” imbuh Anthon.

Selain mengincar pengendara menggunakan HP, pada Operasi Semeru ini polisi juga akan menindak 7 jenis pelanggaran lain meliputi pengemudi tidak menggunakan helm standar. Bagi pengendara kendaraan roda empat, tidak menggunakan safety belt, melebihi batas kecepatan, di bawah pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur belum miliki SIM, pengendara melawan arus dan kendaraan yang menggunakan sirene atau rotator. (bud)