Musyawarah Ranting IBI Galis Kukuhkan Ketua Baru

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ranting Galis sukses gelar Musyawarah Ranting beberapa hari yang lalu. Diketahui IBI ranting Galis memiliki anggota terbanyak kedua setelah IBI Kota, sebanyak 199 anggota yang terdiri dari ASN, PTT, magang dan non magang, mereka berasal dari delapan instansi yaitu Dinkes, Puskesmas Galis, Sopaah, Pademawu, dua klinik swasta, 1 RSUD dan RS swasta.

Musyawarah ranting ini bertujuan untuk pemilihan pengurus baru sekaligus ketua yang akan memimpin IBI Galis. Ada enam kandidat calon ketua dan pengurus IBI ranting Galis periode 2018 – 2023, keenamnya adalah Cicik Sulystyorini, Siti Halimah, Aspa Bisapa, Siti Fatimah, Sri wahyuni Fatmawati, dan Mayank Indah Puspitasari.

Namun setelah melalui proses pemilihan dan sidang pleno yang dipimpin Rudiyatul Hairiyah, suara terbanyak diraih oleh Aspa Bisapa, dan ditetapkan sebagai ketua terpilih untuk periode 2018 – 2023, disusul oleh Cicik Sulystyorini dan Siti Fatimah sebagai pengurus.

Kepala UPT Puskesmas Galis, Syaiful Ilah mengatakan jika profesi bidan merupakan profesi mulia yang pantas diapresiasi.

“Bidan adalah salah satu dari sekian profesi yang sangat mulia dan senantiasa berjuang untuk kemanusiaan. Di tangan para wanita ini Kualitas SDM tunas bangsa ditentukan untuk masa yang akan datang,” ucap Syaiful dalam sambutannya.

“Untuk itu bidan senantiasa dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tidak cukup dengan attitude, knowledge dan skill, tetapi bidan juga harus memiliki kecerdasan fisik, emosional, mental, dan sosial. Berwawasan luas, juga memiliki national community interest sehingga bisa menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadinya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PC IBI Pamekasan Siti Maimunah berharap agar IBI ranting ikut membntu IBI cabang untuk terus memberikan dorongan kepada anggota IBI yg jumlahnya terus meningkat mulai dari kepemimpinan Ali Basjah dari 20 bidan dan saat ini menembus angka 1.100 anggota.

“Kami harap IBI di Pamekasan tidak hanya besar dari kuantitas namun bermutu dari kualitas dengan terus mengupgrade diri sebagaimana amanat UU Kesehatan No 4 tahun 2019. Sehingga kami berharap di tahun 2026 nanti 1.100 bidan bisa menyelesaikan pendidikan profesi,” pungkas Siti Maimunah. (ndra)