Menumbuhkan Generasi Muda Tanpa Narkoba, Kejari Kota Kediri Gelar Seminar

oleh
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Penyalahgunaan narkotika merupakan masalah yang krusial bagi sebuah bangsa. Persoalan yang muncul memiliki dampak yang sangat masif bagi segala aspek kehidupan manusia. Dampak sosial terhadap penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu aspek yang tidak bisa disepelekan.

Untuk menanggulanginya, Kejaksaan Negeri Kota Kediri melakukan seminar dengan tema “Rehabilitasi Medis Dan Sosial Sebagai Wujud Keadilan Restoratif Bagi Penyalahguna Dan Pecandu Narkotika di Universitas Kadiri (Unik) Kota Kediri, Rabu (13/7/2022).

“Guna memberikan wawasan dan pengertian tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan proses hukum bagi pecandu narkotika kepada para mahasiswa,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Novika Muzairah Rauf

pasang iklan_rev3

Novika Muzairah Rauf mengatakan, jika saat ini marak peredaran penyalahgunaan narkoba. Untuk itu pihaknya menghimbau agar para mahasiswa menjauhi narkoba, karena hanya akan menghancurkan masa depan mereka.

“Dan jika sampai ada orang yang terkena atau terjerat narkoba, maka seyogyanya orang tersebut direhabilitasi. Karena pecandu atau pengguna narkoba, tidak hanya hukuman penjara, namun perlu pemulihan agar mereka tidak terjerumus kembali,” Ujar Novika Muzairah Rauf, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

Ada 2 rehabilitasi bagi pecandu atau pengguna narkoba. Yakni rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

“Rehabilitasi medis, yakni proses kegiatan pengobatan secara terpadu, untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkoba. Sedangkan rehabilitasi sosial adalah proses kegiatan pemulihan secara terpadu, naik fisik, mental maupun sosial agar bekas pecandu narkoba dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan bermasyarakat, ” Imbuh Novika.

Dalam seminar tersebut, menghadirkan tiga narasumber. Yakni Maria Febriana dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Bambang Pujiono Dosen Fakultas hukum dari Unik, dan Jesicha Yenny Susanti dari Yayasan Eklesia Kediri Foundation.

Dalam sesi tanya jawab, ada seorang mahasiswa yang bertanya, bagaiamana cara menghindari agar tidak terjerumus kedalam narkoba.

“Sekarang banyak anak-anak muda yang terjerumus kedalam narkoba. Terus mungkin ada kiat atau cara agar kita tidak terjerumus,” kata Rizki, salah satu mahasiswa.

Maria Febriana, Jaksa fungsional Kejari Kota Kediri mengataka, intinya kita harus memilah dan memilih dalam pergaulan. Kalau ada teman kita yang mengajak untuk mencoba narkoba, jangan sekali-kali kita turuti.

“Kita harus selektif dalam memilih teman bergaul. Intinya kita jangan sampai sampai kita terbawa arus atau ikut terjerumus kedalam narkoba. Kalau ada teman ya kita harus mengingatkan. Ikuti arusnya tapi jangan sampai terbawa arus,” terang Maria Febriana

Di Kota Kediri sendiri peredaran narkoba termasuk sedang jika diukur dari luas wilayah dan jumlah penduduk. Dalam sebulan rata-rata ada 5 laporan tersangka sabu-sabu yang masuk dalam tahap penyelidikan. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.