SUMENEP, Arahjatim.com – Komunitas Kampoeng Jerami sukses menggelar diskusi publik bertajuk “Merawat Tradisi Sastra Santri untuk Indonesia” bertempat rumah simpul Damar Ate, Pabian, Sumenep, Sabtu, 24 Agustus 2024 malam.
“Diskusi Publik ini adalah langkah awal atau pembuka dari rangkaian acara Diskusi Publik,, yang insyaallah akan terus bergema hingga malam puncak nanti,” kata Ketua Komunitas Kampoeng Jerami, Fendi Kachonk.
Dalam diskusi publik, turut hadir sebagai pembicara KH Muhammad Shalahuddin A. Warits (Cendekiawan Muda Madura), Kiai Muhammad Affan Adzim (Dewan Pendiri Masyarakat Santri Pesisiran), dan Ketua Dewan Kesenian Sumenep, Kiai Turmidzi Djaka.
Hadir juga Encung Hariyadi (Frontman dan Vokalis Band Legendaris Saltis), dan sejumlah tokoh masyarakat serta tamu undangan yang lainnya.
Kegiatan diisi dengan diskusi, ngaji, pembacaan puisi, dan dimeriahkan penampilan musik oleh Encung Hariyadi dan Catra Bandawa milik Damar Ate.
“Alhamdulillah, masyarakat begitu antusias, sebagai kegiatan awal ini luar biasa. Semoga ke depannya rentetan acara Maulid Sastra Gunung Moncek ini terus berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Perlu diketahui, rangkaian Maulid Sastra Gunung Moncek akan berlangsung dalam empat agenda dengan titik lokasi yang berbeda.
- Diskusi Publik, pada tanggal 24 Agustus 2024 di Rumah Simpul Damar Ate Sumenep.
- Pelatihan Menulis Puisi, pada tanggal 06 September 2024 di Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Gapura.
- Pelatihan Menulis Cerpen, pada tanggal 12 September 2024 di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk.
- Pentas Karya, Maulid Sastra Gunung Moncek (malam puncak), 28 September 2024 di Sekretariat Komunitas Kampoeng Jerami, Moncek Tengah, Lenteng Sumenep.
Fendi berharap, acara ini dapat memperkuat tradisi sastra santri di Kabupaten Sumenep.
“Dan menjadi momentum penting dalam merawat dan mengembangkan budaya lokal,” tandasnya. (*/red)










