Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung Masuk Anggota Partai Baru, KH Asmungi Merasa Dirugikan

oleh -
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Salah satu syarat lolosnya verifikasi parpol, antara lain terkait daftar keanggotaan yang mendukungnya. Dalam kondisi ini, nama nama anggota selalu harus tercantum dalam daftar.

Pengurus DPD Partai Golkar Tulungagung heran dan dikejutkan data, saat verifikasi administrasi pendaftaran Partai Politik peserta Pemilu 2024 di KPU. Nama Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung KH Asmungi Zaini beserta ratusan kader lainnya telah dicatut oleh partai lain dan dimasukkan menjadi anggota partai baru tersebut . Untuk total kader, semuanya ada 163-an, itu juga terbagi dari beberapa partai, tapi khusus Partai Republik Satu mencatut 112, nama kader partai Golkar Tulungagung .

Hal ini baru diketahui, setelah dirinya mendapatkan pemberitahuan dari DPP Partai Golkar pusat. Menyikapi hal ini, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan induk partai, guna menjaga agar tidak terjadi kesalah pahaman, karena secara resmi, KH Asmungi Zaini, pimpinan wilayah partai Golkar di kabupaten Tulungagung.

pasang iklan_rev3

Dalam menyelesaikan persoalan itu, Pengurus DPD Golkar Tulungagung telah menginstruksikan dan memastikan kepada seluruh kader partai yang namanya dicatut, untuk membuat surat pernyataan bermaterai yang menerangkan tetap menjadi kader Golkar.

Seperti dituturkan pimpinan partai Golkar Tulungagung, KH Asmungi Zaini, hal itu ternyata juga banyak di alami partai lain, yang rata rata kepengurusan dan partainya sudah solid sebagai partai kontestan pemilu yang telah dialami pada pemilu- pemilu sebelumnya.

“Tidak hanya satu partai, tapi juga dicatut partai lain dan yang paling banyak mencatut nama itu adalah Partai Republik Satu,” kata pria yang akrab disapa Kyai Asmungi ,usai rapat paripurna di Kantor DPRD Tulungagung, Sabtu, 10/9/2022.

Ditambahkan,atas tindakan pencatutan nama itu, Kyai Asmungi mengaku sangat dirugikan. Karena berdasarkan aturan KPU bahwa kader partai atau anggota partai yang namanya dicatut partai lain harus membuat surat pernyataan bermaterai memilih salah salah partai.

Terkait dengan bocornya data kader Golkar itu, Kyai Asmungi mengaku tidak tahu persis kronologinya. Namun dia memastikan bahwa itu hanya dicatut namanya saja artinya tidak ada pengkondisian atau penggembosan kader Partai Golkar.

Secara organisasi, Partai Golkar belum mengambil jalur hukum terkait dengan penyelesaian pencatutan nama kadernya. Namun sesuai dengan kebijakan dari DPD I Jatim dan DPP Partai, untuk sementara hanya menyelematkan persyaratan klarifikasi untuk pendaftaran partai.

“Untuk total semuanya ada 163-an, itu juga terbagi dari beberapa partai, tapi khusus Partai Republik Satu , mengambil nama 112, kader Golkar”, ungkapnya setelah ditemui dikantor wakil ketua DPRD, Sabtu, 10/9/2022 siang.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum mendapatkan informasi terkait dengan pengurus Partai Republik Satu yang ada di Kabupaten Tulungagung untuk dimintai keterangan. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.