
Pamekasan, Arahjatim.com — Dalam rangka mempererat jalinan silahturrahmi dengan warga kecamatan Palengaan dan keluarga besar Nahdatul Ulama (NU) serta majelis wakil cabang Nahdlatul ulama. Barisan relawan Bani Insan Peduli (Basra BIP) menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dilapangan Garuda kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Sabtu (12/09/2026) malam.
Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini dirangkai dengan pembagian tali asih bagi anak yatim dan guru ngaji sebanyak 250, serta dihadiri langsung oleh CEO Bani Insan Peduli, H. Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali, bersama jajaran pengurus NU setempat serta ratusan jamaah yang hadir dari berbagai desa se-palengaan.
Lantunan shalawat, zikir, dan do’a bersama, menggema dilapangan garuda dan berjalan dengan khidmat serta lancar.
Tanpa berpikir panjang dan tanpa ragu sedikit pun, dengan tulus hati ia langsung menyatakan akan menambah dana sebesar Rp1.000.000 secara khusus untuk anak yatim dan guru ngaji saat penyerahan secara simbolis dan beberapa warga yang hadir juga mendapatkan 100.000 per orang sebagai bentuk berkah dan kebersamaan dalam memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.
Kegiatan yang berlangsung mulai dari tadi siang dengan beberapa serangkaian acara mulai dari tadi siang dengan beberapa hiburan seperti pertunjukan drumband dan live perform dari empat musik daol, namun malam ini adalah acara puncak Maulid Nabi Muhammad SAW dan musik gambus.
Turut Hadir, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan,Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Palengaan Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, santri dan masyarakat palengaan.
CEO Basra BIP, Bang Ali menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota NU Desa Palenggaan yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran NU Desa Palenggaan. Semoga kebersamaan, kekompakan, dan kebaikan yang kita bangun di sini senantiasa diridhoi oleh Allah SWT, dan semoga setiap rupiah yang kita bagikan menjadi amal jariyah yang pahalanya tak terputus hingga akhir hayat,” ujar Bang Ali dengan nada tulus dan rendah hati di hadapan seluruh hadirin.
“Ini adalah bukti nyata bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW, bukanlah hanya sekadar berkumpul, bersholawat, dan berdoa semata. Melainkan yang paling utama adalah meneladani sifat-sifat Beliau berbagi rezeki dengan sesama, menyayangi anak yatim, meringankan beban orang lain, dan menebarkan kebaikan kepada siapa saja yang hadir tanpa membeda-bedakan,” ucap Bang Ali.
“Semoga langkah baik ini menjadi inspirasi bagi kita semua, dan semoga setiap kebaikan yang ditorehkan hari ini senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT.,” terangnya.
“Pada kesempatan malam ini saya ingin menyampaikan bahwa toko emas Centra 88 adalah usaha untuk kepentingan anak yatim dan dhuafah dengan penghasilan dari penjualan tersebut seratus persen milik mereka, dan do’akan juga semoga tahun depan kami juga bisa membuka toko emas yang hasil dari keuntungannya adalah untuk para pondok pesantren dan guru ngaji. Jangan lupa ditoko centra 88 memiliki jargon ‘MBG'(membeli sama dengan berbagi),” imbuhnya. (Ndra).











