Bangkalan, Arahjatim.com – Dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) ke 76 tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengharapkan pers mampu meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik kepada masyarakat. Terutama menyangkut pembangunan daerah secara proporsional dan profesional.
Selain itu, pers bisa memberikan berita yang konstruktif dan positif demi kemajuan daerah. Yang akan berdampak pada ketertarikan investor untuk berinvestasi di Bangkalan. Dengan begitu, lapangan pekerjaan akan semakin terbuka luas.
Tak hanya itu, dalam situasi pandemi covid-19, Pers dapat terus berkontribusi mengawal demokrasi dan membantu pemulihan ekonomi melalui informasi yang membangun demi kemajuan bangsa dan negara.
“Kami akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan media dalam memberikan keterbukaan informasi publik. Sekaligus dalam menyosialisasikan program pembangunan kepada masyarakat,” kata Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, Rabu (9/2/2022).
Ra Latif sapaan akrabnya juga menambahkan, pers juga bisa turut serta mewarnai proses perubahan demi membangun Kabupaten Bangkalan, sehingga produk jurnalistiknya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang aman dan nyaman.
“Di hari pers ini, kami harap pers di Bangkalan bisa terus mengasah dan meningkatkan kompetensi dirinya guna memperkuat kualitas produk jurnalistiknya. Terutama, bersinergi untuk kemajuan kabupaten Bangkalan,” imbuhnya.
Hal senada ditambahkan Wakil Bupati Bangkalan, Mohni. Dia berharap pers selalu bersinergi dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajarannya. Hal itu penting guna menciptakan kesamaan pandang tentang pembangunan daerah. Melalui peran pers, bisa saling menginformasikan kepada masyarakat tentang berita yang berpedoman pada fakta dan data terutama keberhasilan program pembangunan daerah.
“Melalui peran pers, pimpinan OPD harus bisa bersinergi menyampaikan kepada publik pencapaian programnya. Supaya masyarakat mengetahui progres program pembangunan yang sedang dan sudah dilakukan Pemerintah Daerah,” harap wabup. (rid/fik)










