Bantuan Ventilator dan Rapid Test Kit dari PT BSI untuk Satgas Covid-19 Banyuwangi

oleh -

Banyuwangi, Arahajtim.com – PT Bumi Suksesindo (BSI) memberikan bantuan dua unit ventilator dan 1.000 rapid test kit kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi. Bantuan senilai Rp1,5 miliar ini diterima oleh Bupati Abdullah Azwar Anas yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mujiono di markas Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi.

Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) secara khusus sangat peduli pada situasi Kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini. Sebab, penanggulangan wabah Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, maupun seluruh unsur masyarakat lainnya. Kesiagaan ini sangat mutlak, mengingat ancaman penularan virus baru ini memang tidak main-main.

“Kami berharap dukungan kami dapat meningkatkan kesiagaan Kabupaten Banyuwangi menangani Covid-19 ini,” kata Direktur PT BSI Cahyono Seto.

Ketersediaan ventilator sangat penting untuk penanganan pasien terutama yang mengalami kesulitan bernapas akibat Covid-19. Ventilator berfungsi sebagai alat bantu bagi pasien yang mengalami gagalnya fungsi paru-paru yang terserang Covid19.

Adapun rapid test kit adalah alat deteksi antibodi yang berfungsi melakukan skrining awal terhadap kondisi seseorang. Dengan rapid test, Gugus Tugas Covid-19 bisa memperoleh data kesehatan masyarakat dengan cepat sehingga penanganannya lebih cepat pula.

Seto melanjutkan, bantuan ventilator ini juga untuk melengkapi bantuan hazmat dan masker yang sudah diserahkan PT BSI kepada Dinas Kesehatan Banyuwangi beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Pesanggaran, kegiatan pembagian masker, paket sembako, dan takjil selama bulan Ramadan kepada masyarakat masih terus berlanjut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 PT BSI bekerja sama dengan relawan yang ada di Pesanggaran.

Sampai 15 Mei 2020, PT BSI sudah membagikan 36 set tandon cuci tangan portable, 110 liter sabun cuci tangan, 60,2 liter hand sanitizer, 13.300 masker kain, 300 masker N95, 10 buah thermogun, 30 pasang sarung tangan karet, 900 pasang sarung tangan lateks, 12 pasang sarung tangan karet panjang, 80 pelindung wajah, 620 hazmat, 24 pasang sepatu but karet, 5.960 takjil, 1.565 nasi kotak, serta 416 paket sembako.

Untuk pekan ini, PT BSI mulai membagikan 2.000 masker yang dirancang khusus untuk anak-anak. Karena banyak anak-anak di jalan yang tidak memakai masker, atau mengenakan masker yang diperuntukkan bagi orang dewasa sehingga terlihat tidak nyaman untuk mereka.

“Dengan masker khusus anak-anak ini, mereka bisa lebih terlindungi,” ujar Seto.

Mulai kemarin (18/5), PT BSI juga sedang membagikan 2.000 paket sembako kepada warga yang membutuhkan, utamanya di Kecamatan Pesanggaran, dan Siliragung, untuk kebutuhan Lebaran.

Peran serta PT BSI dalam penanggulangan Covid-19 juga diterapkan di lingkungan kerjanya di dalam site. Dalam seluruh kegiatan operasinya, senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang ketat kepada seluruh karyawan maupun tamu.

Memeriksa suhu tubuh dan disinfektan setiap pengunjung dan karyawan, melakukan karantina 14 hari bagi karyawan yang datang dari luar Banyuwangi. Selanjutnya yang bersangkutan baru boleh aktif bekerja setelah mendapatkan surat keterangan sehat.

Memeriksa suhu tubuh setiap hari, mewajibkan memakai masker, menyemprotkan disinfektan secara rutin, menerapkan jaga jarak fisik atau fhysical distancing, hingga menutup kunjungan dalam jumlah besar ke area site atau mine tour. (ful)