Jakarta, ArahJatim.com – Menanggapi video rekaman CCTV di rumah Ferdy Sambo yang beredar di publik, ahli digital forensik Abimanyu Wachjoewidajat memaparkan hasil analisisnya. Ia meyakini rekaman CCTV yang menampilkan Putri Candrawathi di garasi rumahnya itu sudah diedit.
Menurut Abimanyu, dalam rekaman CCTV yang diambil dari garasi rumah Ferdy Sambo itu terlihat dua kendaraan. Kendaraan berwarna hitam sudah terkompres menjadi 1:1, padahal CCTV menampilkan layer lebar dengan ukuran 4:3 atau 16:9.
Abimanyu menambahkan, upaya pengeditan juga bisa dilihat ketika Putri Candrawathi dari garasi sekitar pukul 17.10 WIB, dan ketika itu tampak suasana di luar rumah masih terang. Kemudian pukul 17.23 WIB, tampak Putri sudah berganti baju dan kondisi di luar rumah sudah gelap.
“Daerah mana di Jakarta yang jam setengah enam sore sudah gelap?!” ujarnya.
Oleh karena itu, ia meyakini, jam di CCTV sudah teredit. Terlebih, pada umumnya, rekaman CCTV tersimpan dalam durasi tertentu. Per data bisa berdurasi 10 menit atau satu jam.
“Jadi yang beredar itu sudah tidak lebih dari video biasa yang bisa dipotong, diedit, di-cropping,” ucapnya. (*)
Sumber: Kompas TV










