Putus Diterjang Banjir Lahar Semeru, Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

oleh
oleh

Lumajang, ArahJatim.com – Setelah putus diterjang banjir lahar, puluhan warga lereng Semeru bergotong royong membangun jembatan darurat menggunakan kayu dan pohon kelapa, Jumat (14/1/).

Pembangunan jembatan darurat ini terpaksa dilakukan, sebab jembatan Sungai Samok merupakan satu-satunya akses jalan yang selama ini digunakan warga di dua desa.

“Kita bangunnya sederhana saja mas, sebab kalau tidak begitu akan lama kita tidak mengakses curah kobokan,” ungkap Muhammad Zainuddin, salah satu warga Desa Sumberwuluh saat dikonfirmasi ArahJatim.com.

pasang iklan_rev3

Bahkan, meski arus sungai kini sudah surut namun warga masih was-was. Sebab jika puncak Gunung Semeru kembali diguyur hujan, Sungai Samok ini otomatis akan menjadi aliran baru banjir lahar.

“Harapan kami segera dibangun, soalnya kalau di atas hujan lagi kayaknya jembatan darurat ini akan hanyut mas,” tambahnya.

Sebelumnya, jembatan di Sungai Samok ambrol setelah diterjang banjir lahar dari Gunung Semeru pada Kamis (14/1) sore kemarin. Besarnya debit banjir yang membawa material vulkanik membuat pondasi jembatan ambrol hingga jembatan ini putus.

Petugas BPBD Lumajang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab h,ingga kini Kabupaten Lumajang masih berstatus darurat hidrometro yang memungkinkan terjadinya hujan, angin dan pohon tumbang. (rokhmad)

No More Posts Available.

No more pages to load.