334 Personel Dikerahkan Amankan Harlah Teras Gubuk, Dewa 19 dan Letto Siap Guncang Ploso

oleh
oleh

Ribuan Penonton Diperkirakan Hadir, Polisi Siapkan Pengamanan Terbuka hingga Jalur Lalu Lintas

Kediri, ArahJatim.com — Suasana kawasan Ploso, Kabupaten Kediri, bakal dipadati ribuan penonton, Rabu (30/9/2026). Pentas musik dalam rangka Hari Ulang Tahun (Harlah) Teras Gubuk menghadirkan dua nama besar, Dewa 19 dan Letto.

Antusiasme penonton yang diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang membuat aparat keamanan menyiapkan pengamanan secara berlapis. Sebanyak 334 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

pasang iklan_rev3

Pentas musik tersebut digelar di halaman Teras Gubuk, lingkungan Pondok Pesantren Al Falah, Ploso. Acara dijadwalkan dimulai pada sore hari.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi, S.H. mengatakan, pengamanan telah dipersiapkan sejak sebelum kegiatan berlangsung. Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memetakan potensi gangguan sekaligus menyiapkan pola pengamanan.

“Polres Kediri Kota telah menyiapkan pengamanan kegiatan masyarakat berupa pentas musik dalam rangka Hari Ulang Tahun Teras Gubuk dengan bintang tamu Letto dan Dewa 19. Perkiraan penonton kurang lebih 2.000 orang,” kata Iwan, Rabu.

Menurut Iwan, pengamanan tidak hanya berfokus pada area panggung. Polisi juga memperhatikan pergerakan penonton, arus kendaraan, hingga kondisi di sekitar lokasi acara.

Sebelumnya, Polres Kediri Kota telah menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait dan menyusun rencana pengamanan. Sat Intelkam juga melakukan monitoring serta menyiapkan pengamanan sesuai potensi kerawanan yang ada.

“Total personel pengamanan yang disiapkan sebanyak 334 personel,” ujarnya.

Ratusan personel tersebut berasal dari berbagai satuan. Polres Kediri Kota mengerahkan personel Samapta, Intelkam, Reskrim, Satresnarkoba, Polwan, Propam, Humas, Dokkes, Satlantas, Satbinmas hingga personel jajaran polsek.

Pengamanan diperkuat personel Brimob dan TNI dari Kodim. Dari unsur eksternal, turut dilibatkan Dinas Perhubungan, Satpol PP serta pengamanan internal pondok pesantren.

Sebanyak 120 personel pengamanan internal disiapkan untuk bertugas di dalam lingkungan pondok. Sementara BKO Brimob dan Kodim masing-masing mengerahkan satu peleton atau sekitar 30 personel.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, sebanyak 11 personel Satlantas ditempatkan di jalur-jalur yang menjadi akses menuju lokasi. Sementara 25 personel gabungan Intelkam, Reskrim, dan Satresnarkoba menjalankan pengamanan tertutup.

Polwan juga dilibatkan sebanyak 15 personel. Selain itu terdapat tujuh personel Samapta, 37 personel gabungan polsek, dua personel Propam, dua personel Humas, dua personel Dokkes serta dua personel Satbinmas yang bertugas menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dari unsur pemerintah daerah, Dinas Perhubungan menyiapkan 10 personel dan Satpol PP sebanyak 20 personel.

Iwan menjelaskan, pola pengamanan dibuat menyeluruh karena acara menghadirkan dua grup musik nasional yang berpotensi menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar.

“Personel ditempatkan sesuai tugas masing-masing, mulai pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, kesehatan, dokumentasi hingga penyampaian imbauan kamtibmas,” katanya.

Sejumlah perwira juga ditunjuk sebagai pengendali lapangan. Di antaranya Kabag Ops, Kapolsek Mojo, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, serta perwira dari Brimob dan Kodim.

Sebelum menempati titik pengamanan, seluruh personel dijadwalkan mengikuti apel kesiapan pada pukul 16.00 WIB di lokasi kegiatan.

Sektor lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama. Ribuan penonton yang datang bersamaan berpotensi meningkatkan volume kendaraan di kawasan Ploso, terutama menjelang dimulainya pertunjukan.

Petugas Satlantas disiapkan untuk membantu mengatur arus kendaraan, baik yang menuju lokasi maupun saat penonton meninggalkan kawasan acara.

Sementara di dalam lokasi, pengamanan internal pondok akan bersinergi dengan polisi dan unsur lainnya untuk mengatur pergerakan penonton serta menjaga ketertiban selama pertunjukan berlangsung.

Polres Kediri Kota juga mengedepankan pendekatan preventif. Personel Satbinmas akan menyampaikan imbauan kepada penonton agar menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas.

“Kami berharap seluruh penonton ikut menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Iwan.

Hingga menjelang pelaksanaan pengamanan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota dilaporkan dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

Pemantauan tetap dilakukan hingga seluruh rangkaian Harlah Teras Gubuk dan pentas musik yang menghadirkan Dewa 19 serta Letto selesai. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.