ITB Widya Gama Lumajang Bentuk Satgas Bencana, 20 Relawan Diterjunkan ke Lokasi Erupsi Semeru

oleh -
oleh

Lumajang, ArahJatim.com – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Widya Gama Lumajang mengambil langkah lebih serius dalam kerja-kerja kemanusiaan dengan membentuk Satgas Penanganan Bencana. Pembentukan tim ini langsung diikuti aksi nyata: mengirim relawan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Ketua Satgas, Hudi Setyobakti, menyatakan tim ini dibentuk sebagai respons atas kondisi sosial dan kemanusiaan yang kerap melanda masyarakat Lumajang. “Kita hidup di wilayah yang sering berhadapan dengan bencana. Seperti sekarang, erupsi Gunung Semeru kembali terjadi,” ujarnya.

Erupsi Semeru terjadi Rabu (19/11). Keesokan harinya, Kamis, Satgas ITB Widya Gama langsung mengerahkan 20 mahasiswa ke wilayah terdampak.

pasang iklan_rev3

Setiap hari, anggota yang bertugas digilir layaknya jadwal piket, menempati dua posko utama: Balai Desa Oro-Oro Ombo dan SMPN 2 Pronojiwo.

Kecamatan Pronojiwo tercatat sebagai kawasan paling parah terkena dampak, terutama di Dusun Gumuk Mas dan Dusun Sumbersari. Dari daerah inilah kabar duka muncul.

“Ada mahasiswa kami yang menjadi korban. Tim menemukan Affan Neza, mahasiswa Jurusan Manajemen semester tujuh,” kata Hudi.

Anggota tim kemudian membantu keluarga Affan membersihkan rumah, mencari barang berharga, serta mengevakuasi mereka ke lokasi aman. Dukungan berupa tali asih juga diberikan. Bentuk pendampingan serupa turut diberikan kepada warga terdampak lainnya.

Selain membantu evakuasi, Satgas ITB Widya Gama juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan mandi di dua titik pengungsian.

Sesuai kompetensi masing-masing, relawan juga turut mengisi dapur umum, membantu layanan kesehatan, mendampingi pengungsi, hingga terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana.

Aksi ini dilakukan bekerja sama dengan Jantra Fondation Indonesia.“Semua kegiatan ini murni aksi kemanusiaan. Karena kami berada di Lumajang, maka kami merasa terpanggil untuk turun tangan. Termasuk saat erupsi Semeru tahun 2021 lalu,” ujar Hudi menutup penjelasannya. (nurs)

No More Posts Available.

No more pages to load.