Ziarahi Makam Bung Karno, Panglima TNI Katakan Ini…

oleh -
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto didampingi KSAD, KSAU, KSAL dan petinggi TNI lainnya melakukan tabur bunga di pusara Proklamator RI Bung Karno, Blitar. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, Arahjatim.com – Peringati HUT TNI yang 73, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto berziarah ke makam Bung Karno, yang terletak di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto didampingi kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD), Kepala Satuan Angkatan Udara (KSAU), Kepala Satuan Angkatan Laut (KSAL), beberapa petinggi TNI dan disambut para pejabat daerah, seperti Dandim, Kapolresta, Kapolres Blitar, Wakil Wali Kota Blitar dan Bupati Blitar.

Marsekal Hadi Tjahyanto dan rombongan kemudian mendoakan arwah mendiang Bung Karno yang merupakan tokoh Proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia, serta melakukan tabur bunga di atas pusara Bung Karno.

Usai berziarah, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto mengatakan, ziarah ini merupakan agenda rutin TNI, dan juga untuk menghormati jasa-jasa Bung Karno yang telah memproklamirkan kemerdekaan RI.

“Tradisi ziarah ini akan kita pertahankan untuk mengingatkan kepada generasi penerus, khususnya kaum milenial untuk mengerti dan memahami tentang betapa besar jasa-jasa para pahlawan dan pendahulu kita,” terang Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto bersama KSAD, KSAU, KSAL dan petinggi TNI lainnya berdoa di samping pusara Bung Karno. (Foto: arahjatim.com/mua)

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto menambahkan terkait pilpres, Panglima juga menjamin netralitas TNI dalam pemilu tahun 2019 mendatang. Untuk itu TNI sudah membuat buku panduan netralitas TNI.

“Jika ada anggotanya yang tidak netral, maka akan kita berikan sanksi disiplin, penundaan pangkat terhadap yang bersangkutan,” tegas Marsekal Hadi Tjahyanto.

Dari makam Bung Karno di Kota Blitar, Panglima TNI dan rombongan akan melanjutkan ziarah ke makam KH. Abdurrahman Wahid di Jombang, dan juga makam mantan Presiden Soeharto di Astana Giri Bangun di Jawa Tengah, serta makam Jendral Sudirman di Sukoharjo. (mua)