Usai Di Lantik, Mas Dhito Pamer Sepatu Buatan UMKM Kabupaten Kediri

oleh -

Surabaya, ArahJatim.com – Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa resmi dilantik sebagai Bupati Kediri dan Wakil Bupati Kediri di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat (26/2/2021).

Pelantikan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona) yang ketat dan peserta dibatasi untuk masuk ruangan pelantikan.

Yang boleh memasuki ruang pelantikan hanya para pasangan kepala daerah, bupati, wali kota, wakil bupati, wakil wali kota, dan juga para istri.

Mas Dhito berjanji pada masyarakat, akan bersungguh-sungguh menjalani tugas menjadi Bupati Kediri.

“Hari ini saya dilantik dan insyaallah saya akan mengerahkan waktu dan tenaga saya untuk kemajuan Kabupaten Kediri,” kata Mas Dhito seusai dilantik di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Mas Dhito mengikuti pelantikan dengan mengenakan sepatu putih produk PDUB buatan UMKM Kabupaten Kediri.

“Sepatu ini produk asli UMKM asal Kecamatan Pare, sengaja saya pakai sebagai bentuk dukungan kepada UMKM Kabupaten Kediri,” kata Mas Dhito bangga

Mas Dhito juga memerintahkan seluruh kepala dinas di Kabupaten Kediri untuk menggunakan produk UMKM, berupa sepatu, camilan dan sebagainya.

Jadi cara membangkitkan UMKM, ya dari pemerintahnya terlebih dahulu,” urainya

Bupati muda ini bertekad untuk menggenjot UMKM Kabupaten Kediri, karena UMKM adalah sendi perekonomian yang paling mendasar dan bisa membangkitkan ekonomi saat pandemi seperti sekarang ini.

Lebih lanjut Mas Dhito menambahkan, gebrakan yang akan dilakukan di awal masa pemerintahannya adalah penanganan Covid-19.

“Siapapun kepala daerah yang akan dilantik di beberapa daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, penanganan Covid-19 menjadi hal utama,” jelasnya.

Mas Dhito juga akan membuat Aplikasi Hallo Mas Bup tentang pengaduan masyarakat terkait Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Kita akan buatkan sebuah aplikasi namanya ‘Halo Mas Bup’, dimana tujuannya masyarakat bisa menyampaikan unek-unek permasalahan yang ada di Kabupaten Kediri. Saya ingin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri ke depan terbuka menerima kritik dan masukan dari masyarakat Kabupaten Kediri,” ungkap bupati berusia 28 tahun tersebut.(das)