Tulungagung, ArahJatim.com – Dalam setahun terakhir ini, tiga kota, masing masing Blitar, Tulungagung dan Kediri, menjadi konsentrasi perhatian pejabat pusat. Tidak tanggung tanggung. Lembaga perencanaan pusat atau lebih dikenal dengan nama Bappenas. ( Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ) secara khusus memberikan apresiasinya. Selain sebagai daerah potensial pembangunan saat ini, proyek proyek besar mulai bergerak di daerah tersebut.
Hal itu dibuktikan dengan seorang pejabat Bappenas yang kebetulan putra daerah Blitar, sangat konsen dengan hal ini. Pejabat itu adalah Slamet Soedarsono.
Khusus wilayah Tulungagung, mulai bulan Juli 2022, laki laki yang pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukhankam) Kementerian PPN/Bappenas, pihaknya telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 di Kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Belakangan ini, pada tanggal 24 Maret 2023, Slamet Soedarsono juga mengadakan Diskusi Pencegahan Korupsi dalam Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Tulungagung.
Dalam diskusi tersebut, Slamet Soedarsono menekankan pentingnya meningkatkan transparansi pengelolaan dana desa untuk menekan risiko korupsi. Hal ini sangat penting untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat desa dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asosiasi Kepala Desa (AKD), penasehat menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Korupsi dan Narkoba, Direktur Hukum dan Regulasi PPN/Bappenas, serta wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung diwakili Kajari Tulungagung dan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Timur. Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung RI, Kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri. Bupati Maryoto Bhirowo dan Rektor UIN SATU Tulungagung.
Dalam keseriusannya untuk mendorong pembangunan di tiga wilayah itu, beberapa komponen juga diajak diskusi, diantaran para awak media online, netizen, pegiat akademisi.dan kelompok potensial masyarakat lainya.
” Kami sangat senang bisa tahu kondisi sampai tingkat bawah dalam diskusi diskusi ini. Semoga nantinya kita bisa membantu merumuskan apa yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Luar biasa, silaturahmi yang produktif dan kami mendapat berbagai masukan yang positif,” kata Slamet Soedarsono,” Jumat 07/04/2023.
Dalam kunjungannya ke Tulungagung, pihak Bappenas tidak main main. Slamet Soedarsono, yang saat ini masuk 14 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, pihaknya juga mengajak Kadin Jawa Timur, Muhammad Syafiudin atau mas Didin. Dengan begitu, pihaknya bisa memberikan motivasi dan peluang bisnis bagi para netizen dan sejumlah tokoh, termasuk peluang peluang usaha potensial di Tulungagung. (dni)










