Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Atas KMP Dharma Rucitra

oleh -

Banyuwangi, Arahjatim.com – Suasana Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Rucitra mendadak heboh, Selasa (3/3/2020) malam. Saat kapal masih dalam perjalanan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, Banyuwangi, seorang ibu hamil penumpang kapal tersebut dilaporkan mengalami kontraksi perut akan melahirkan.

Melihat kondisi tersebut, kru kapal langsung melakukan pertolongan. Tepat pukul 19.00, perempuan yang diketahui bernama Ratna (20) warga Kalisetail, Kecamatan Sempu itu akhirnya melahirkan bayi perempuan. Setelah kapal sandar di dermaga ponton ASDP Ketapang, ibu dan bayinya langsung dievakuasi dari anjungan kapal menuju mobil ambulans yang sudah siaga.

Proses evakuasi berlangsung dramatis, sebab saat melahirkan posisi penumpang berada di anjungan kapal. Anggota TNI/ Polri dan petugas pelabuhan harus bersusah payah membopong ibu hamil melewati anak tangga di dalam kapal.

“Bayinya lahir saat kapal masih di tengah laut, kita evakuasi tadi bersama TNI, (petugas) sekuriti, semua petugas pelabuhan juga ikut membantu. Alhamdulillah kondisinya sehat semuanya. Langsung dilarikan ke bidan terdekat untuk penanganan,” kata Aiptu Achmad Kholid, Kanit SPKT Polsek Pelabuhan Kawasan Tanjung Wangi.

Tiba di rumah bersalin, ibu dan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut langsung mendapat penanganan dari bidan yang merawatnya. Kondisi ibu dan bayinya yang berbobot 3,2 kilogram, panjang 50 centimeter sangat sehat, meski proses persalinannya berlangsung di atas kapal.

“Kondisi ibu dan bayi sehat semua. Ibunya tidak ada pendarahan hebat, adek bayinya juga baik kondisinya, tangisannya juga normal. Tadi juga sudah sempat meminum ASI kok bayinya,” kata Siti Muawanah, bidan yang menangani.

Sementara itu, meski ibu dan bayi telah dinyatakan sehat, keduanya masih harus dirawat di rumah bersalin selama 1 x 24 jam untuk memastikan kondisinya dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah selamat anak saya, saya juga tidak apa-apa. Ini anak ketiga saya. Saya kerja di Bali, memang rencana mau pulang ke Banyuwangi untuk melahirkan, tapi Yang Kuasa mentakdirkan anak saya lahir di atas kapal,” ungkap Ratna, ibu yang melahirkan. (ful)