Polres Blitar Bentuk Pondok Pesantren Tangguh Pertama di Indonesia

oleh -

Blitar,ArahJatim.com – Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, Polres Blitar membentuk Pesantren Tangguh di Pondok Pesantren Nurul Ulum di wilayah Kelurahan Kedungbunder Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar AKBP. Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan Pesantren Tangguh merupakan upaya untuk mempersiapkan sarana dan prasarana serta logistik pondok pesantren untuk menyambut kembalinya santri.

“Hari ini kita melakukan pengecekan Pesantren Tangguh untuk menyiapkan sarana dan prasarana dan logistiknya,” jelasnya.

Polri bersama pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ulum Sutojayan telah mengantisipasi dan mempersiapkan pondok pesantren. Dalam kunjunganya Kapolres juga memberikan bantuan Alat Pelindung diri (APD) dan logistik.

Baca juga : 27 Desa di Malang Sudah Bisa Lakukan Pencairan BLT-DD

“Kita bersama pemilik pondok pesantren telah menyiapkan sedini mungkin jangan sampai ada kekurangan suatu apapun, kami juga memberi bantuan APD dan logistik” imbuh Kapolres Blitar.

Menurut Kapolres, pembentukan pesantren tangguh ini sebagai upaya Polres Blitar dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 dalam mencegah penyebaran virus corona di daerah setempat, khususnya di lembaga pondok pesantren yang pertama di Indonesia.

“Kita persiapkan Pondok Pesantren Tangguh Semeru, dan ini merupakan yang pertama di Indonesia,” tandasnya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ulum Agus Muazin berterima kasih kepada Polres Blitar yang telah menjadikan ponpesnya sebagai Pondok Tangguh Semeru.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres yang telah mempercaya Pondok Nurul Ulum sebagai Pondok Pesantresn Tanggguh Semeru,” ungkap bahagia pengasuh ponpes. (mua/fm)