Polres Banyuwangi Canangkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani

oleh -
Kapolres, Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi didampingi Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan seluruh jajaran Polsek, Kamis siang, (14/02/19). (Foto: ArahJatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Polres Banyuwangi, Jawa Timur yang sebelumnya mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) kini mulai melangkah untuk mengejar predikat yang lebih bergengsi, yaitu Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan mencanangkan zona integritas untuk meraih predikat tersebut. Pencanangan zona integritas dilaksanakan di ruang Rupatama dihadiri perwakilan dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan seluruh jajaran Polsek, Kamis siang, (14/02/19).

Dalam sambutannya di hadapan para anggotanya, Kapolres Banyuwangi menyatakan harus menciptakan inovasi baru terkait pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena sejauh ini yang dilakukan masih inten pada pelayanan bidang lalu lintas dan pelayanan SKCK. Selain itu harus ada komitmen dan langkah konkret untuk mempertahankan predikat yang sudah diraih, jangan sampai ada pelanggaran.

Baca Juga :

Kapolres Banyuwangi menyatakan harus menciptakan inovasi baru terkait pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (Foto: ArahJatim.com/ful)

Mengenai penilaian WBBM, menurutnya ada beberapa tahapan penilaian, hasilnya akan terus dievaluasi, karena penilaian WBBM lebih ketat. Kapolres menargetkan WBBM bisa diraih tahun ini. Sebab predikat tersebut sangat berpengaruh secara langsung kepada masyarakat dan anggota. Begitu predikat itu diraih maka remunerasi akan naik satu klik lagi.

“Harus ada komitmen dan langkah nyata bagaimana mempertahankan apa yang sudah berjalan, jangan ada pelanggaran dan kita juga harus menciptakan inovasi baru untuk mendapatkan predikat WBBM. Poin terpentingnya adalah sama dengan saat meraih WBK. Cuma grade nilainya ditingkatkan,” ucap Kapolres, Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

Sementara itu, untuk meraih predikat WBBM, sarana dan prasarana juga harus mendukung. Dengan wilayah, Banyuwangi yang sangat luas menurutnya warga Banyuwangi wilayah selatan harus datang ke Banyuwangi untuk mengurus berbagai kebutuhannya. Untuk itu dirinya berencana membuat shelter-shelter dengan berbasis zona di wilayah selatan. (ful)