Pilkada Nganjuk Makin Seru, Golkar Rekom Desy-Atok

oleh -

Nganjuk, ArahJatim.com – Partai Golkar secara resmi telah mengeluarkan surat rekomendasi calon bupati dan calon wakil bupati daerah Kabupaten Nganjuk untuk pilkada serentak tahun 2018 mendatang. Surat rekomendasi partai berlambang beringin tersebut ditandatangani Ketua Umum  Airlangga Hartanto, beserta Sekretaris Jenderal Idrus Marham dan dikeluarkan tanggal 5 Januari 2018 di Jakarta.

Rekomendasi Partai Golkar dijatuhkan kepada pasangan Desy Natalia Widia, Sip dan M. Atok Illah. Sebelum rekomendasi keluar ada dua nama kandidat yang bertarung mendapatkan rekomendasi yakni pasangan Desy dan Atok, dengan Suryo Alam yang berpasangan dengan Mukhasanah.

“Benar rekomendasi dari  Dewan Pimpinan Pusat sudah keluar dan diberikan pada Desy dan Atok.“ Kata Sumitro Samadikun ketua DPD II Golkar Kabupaten Nganjuk, di kantornya (06/01/2018).

Menurut Sumitro terpilihnya pasangan ini, merupakan kewenangan DPP Golkar, setelah melakukan sejumlah pertimbangan. Dengan kekuatan 6 kursi, Golkar tidak bisa maju sendiri, dan harus melakukan koalisi dengan partai lain. Sumitro menyebut koalisi yang dibangun diantaranya dengan partai Nasdem yang memiliki 4 kursi keterwakilan.

“Pasangan Desi sebelumnya mendapatkan persetujuan, barangkali rekom ya, dari partai Nasdem dan (itu, red)  telah disampaikan kepada DPP partai Golkar juga.” Ujar Sumitro.

Berarti akan berkoalisi dengan Nasdem?

“Iya yang jelas koalisi yang dibangun sejak awal dari partai yang berkomunikasi dan koordinasi tentang figur figur yang dicalonkan itu dari partai Nasdem,” tambah Sumitro.

Dengan kekuatan 10 kursi, koalisi yang dibangun antara partai Golkar dan Nasdem telah memenuhi syarat pencalonan dari KPU Nganjuk, yang mensyaratkan minimal 9 kursi keterwakilan. Pilkada Nganjuk semakin seru dan tentu majunya Desy dan Atok akan merubah peta persaingan politik di Kabupaten Nganjuk. (dn)