Penambang Pasir Tewas Tertimpa Longsoran Tebing

oleh -
Korban Jari (35 tahun), warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar dievakuasi petugas, Rabu sore (25/7/2018). Korban tewas dengan luka parah di bagian kepala. (Foto: ArahJatim.com/mua)

Blitar, Arahjatim.com –  Seorang penambang pasir di aliran lahar Gunung Kelud, yakni Jari (35 tahun), warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar tewas,  setelah tertimpa longsoran tebing, Rabu sore (25/7/2018). Korban tewas dengan luka parah di bagian kepala.

Paur Humas Bripka Didik Dwi Wahyudi mengatakan, kejadian berawal saat Jari dan dua rekannya Imam dan pemilik truk, Wayan Eka menambang pasir di sungai Wonorejo, Krisik.  Saat akan menaikkan pasir ke atas truk tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh disusul longsoran tebing.

“Tebing setinggi 10 meter yang berada di bagian timur sungai tiba-tiba longsor. Material longsoran berupa pasir dan bebatuan langsung menimpa korban. Korban tidak bisa melarikan diri, karena tepat berada di bawahnya, sementara dua temannya masih bisa menyelamatkan diri,” papar Didik.

Korban Jari (35 tahun), warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar ditemukan tewas. (Foto: ArahJatim.com/mua)

Dengan alat seadanya korban berhasil ditemukan di bawah longsoran. Diketahui korban tewas dengan luka parah di kepala. jenazah korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Setelah diotopsi jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga.(mua)