Penambang Pasir Manual Sungai Ngobo Tewas Tertimbun Tanah 

oleh -
Di lokasi inilah, Siska Andri Susanto (25) warga Dusun Lestari, Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, tewas tertimbun tanah di aliran lahar Sungai Ngobo.

Kediri, ArahJatim.com – Peristiwa naas terjadi di aliran lahar Sungai Ngobo, Dusun Pulerejo, Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jumat (2/11/2018).

Siska Andri Susanto (25) warga Dusun Lestari, Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, tewas tertimbun tanah di aliran lahar Sungai Ngobo.

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Plosoklaten. Kapolsek Plosoklaten AKP Fuadi melalui Kasi Humas Polsek Plosoklaten Bripka Mayanto Fajar menuturkan peristiwa tersebut.

Awalnya, korban bersama temannya datang untuk bekerja mencari menambang pasir. Pada saat bekerja, tebing tiba-tiba longsor.

“Korban tertimpa material tebing,” tutur Bripka Mayanto.

Sutrisno (73) pekerja penambang manual yang mengetahui korban tertimbun tanah longsor langsung memberitahu teman pekerja lainnya untuk menolong korban. Namun, korban yang tertimbun tidak dapat tertolong dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga :

“Dari keterangan saksi, korban langsung di bawa pulang dan langsung di semayamkan,” jelas Kasi Humas.

Diungkapkan Bripka Mayanto bahwa kejadian orang meninggal dunia tidak hanya terjadi kali ini saja. Di lokasi kejadian tersebut pernah juga terjadi orang meninggal dunia tertimbun tanah longsor.

“Dulu pernah ada kejadian serupa di lokasi tersebut,” beber Kasi Humas.

Dijelaskan Bripka Mayanto, atas kejadian tersebut pihak Polsek Plosoklaten telah melakukan upaya sosialisasi dan pemasangan banner imbauan di lokasi penambang aliran lahar tersebut.

“Kami memberikan imbauan terhadap penambang pasir bahwa usaha tambang pasir secara illegal dapat merusak lingkungan dan dapat dipidana sesuai UU Nomor 4 Tahun 2009, tentang Minerba,” tandasnya.(das)