Pemkab Pamekasan Gelar Serap Informasi Jelang Musim Tanam Tembakau Tahun 2021

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan menggelar acara inisiasi musim tanam tembakau 2021 di Hotel Grand Dafam Signature, Jalan Kayoon No. 4-10 Surabaya, Jawa timur.

Acara yang dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan pelaku industri rokok ini dikemas dengan format silaturahmi dan serap informasi. Tampak hadir di antaranya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, perwakilan anggota DPRD Pamekasan, OPD terkait dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta perwakilan petani tembakau Pamekasan, Rabu (31/3/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat Pamekasan tentang tembakau secara menyeluruh. Baik dalam hal pola tanam, alur distribusi hingga pola tata niaga tembakau yang riskan akan berbagai masalah di lapangan.

“Saya menginginkan masyarakat semakin sejahtera dan makmur dengan memiliki pemahaman yang utuh tentang tembakau. Kita semua, teman-teman pabrikan, untuk bisa bersama-sama mendapatkan untung atau mendapatkan hasil yang layak, petani mendapatkan hasil yang pantas,” ujarnya.

Baca juga:

Sementara itu, Kepala Disperindag Pamekasan, Achmad Sjaifudin menjelaskan alasan diadakannya serap informasi lebih awal. Agar dapat menggali informasi sedalam-dalamnya terkait rencana pembelian tembakau masyarakat oleh pabrikan. Sehingga dalam menerapkan berbagai kebijakan instrumen tata kelola tembakau akan lebih siap dan baik bagi semua pihak.

“Kami ingin mendapatkan informasi secara terbuka dan sejujur-jujurnya terkait rencana pembelian tahun 2021 dari masing-masing pabrikan. Supaya kami pemerintah bisa antisipatif terhadap penanaman tembakau ini. Agar tidak sampai terjadi supply and demand yang tidak seimbang,” terangnya kepada media, Kamis (1/4/2021) pagi.

Dengan informasi yang didapatkan ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap dapat mengambil langkah strategis. Terutama dalam mengawal musim tanam tembakau Madura tahun 2021 di Bumi Gerbang Salam.

“Sehingga kita dapat informasi kebutuhan masing-masing pabrikan, agar kami, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah strategis supaya keseimbangan supply and demand bisa terjadi,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, pihak pabrikan yang selama ini menjadi pelaku usaha komoditas tembakau di Bumi Gerbang Salam. Di antaranya perwakilan dari PT Gudang Garam, PT Djarum, PT Sadhana Arifnusa, PT Bentoel. Kemudian, tampak juga perwakilan dari PT Aliance One Indonesia, PT Sukun, PT Grendel, PT Nojorono dan PT Wismilak.

Selain mereka, ada juga perwakilan dari PR Cahaya Pro, PR Alami, PR Jempol,PR. Mangga. Serta Ketua APTI, Ketua HKTI, Ketua KTNA, Ketua KUTP dan Ketua GMNI. (adv/ndra)