Para Petani Bersama Bandul Gruduk Gudang Tembakau Milik Gudang Garam

oleh -

Pamekasan, Arahjatim.com – Puluhan petani dan bandul menggruduk salah satu gudang tembakau milik Pak Hadi salah satu gudang cabang Gudang Garam, jalan Raya Nyalaran kabupaten Pamekasan. Sabtu(08/10/2022).

Adanya kejanggalan dari hasil timbangan gudang yang membuat para petani tembakau gelisah.

Subairi sebagai salah satu perwakilan dari massa aksi mengatakan, Gudang ini penuh keanehan, dan kejanggalan karena hasil dari timbangan milik gudang selalu kurang, padahal sebelum mengirim sudah kita timbang.

arahjatim new community
arahjatim new community

“Setiap tahunnya kami para petani selalu menjual tembakau hasil rajangan ke para bandul serta langsung ke gudangnya, namun setiap memasukkan tembakau kedalam gudang hasil timbangannya selalu kurang 3 sampai 4kilogram bahkan sampai 5kilogram. Saya mencoba menghubungi salah satu bandul Pak Hadi yang bernama Deddi untuk mempertanyakan hal itu, namun sampai saat ini belum ada respon, sehingga kami semua datang ke gudang Pak Hadi untuk meminta penjelasan dari semua keanehan ini”,tegasnya.

“Kami semua datang kesini hanya meminta penjelasan atas kejadian ini, namun setelah kami tunggu sampai menjelang magrib, tidak ada penjelasan dari pihak gudang. Jadi kami laporkan hal tersebut ke Polres Pamekasan”, imbuhnya.

Di waktu yang berbeda Humas gudang, Agus Samudro, mengatakan bahwa pihak gudang sudah memberikan peluang kepada para bandul untuk melihat semua proses mulai dari pengambilan sampel atau contoh, sampai proses penimbangannya.

“Begini kalau para petani ini tidak ada sangkut pautnya dengan gudang apabila sudah menjual kepada bandul, melainkan bandul yang membeli tembakau hasil rajakan petani. Pihak gudang sudah memberikan peluang namun pihak dari mereka tidak sepakat”,terangnya.

“Terkait pemotongan timbangan antara 3 sampai 4 kilogram itu karena dikurangi berat tikar pembukuan Balan tembakau tersebut, pengambilan contoh atau sampel hanya satu kilo, karena pihak gudang sudah mempunyai aturan sendiri yang disesuaikan dengan aturan dari Pemkab Pamekasan”,terangnya.

“Semua proses itu kita lakukan secara transparan dan langsung didepan mereka dan sebenarnya semua ini hanyalah Miss komunikasi saja. Perlu diketahui bersama bahwa nanti malam sekitar jam 20.00 wib saya sebagai humas yang ditunjuk mewakili gudang akan bertemu dengan perwakilan massa aksi di kantor Reskrim polres Pamekasan “,imbuhnya.(ndra)

No More Posts Available.

No more pages to load.