Pangdam V Brawijaya Jamin TNI Netral Dalam Pilkada

oleh -
Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, berziarah ke Makam Bung Karno (MBK), di Kota Blitar didampingi Danrem 081/DSJ Madiun, Kolonel Inf R Sidharta Wisnu Graha, Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto, dan sejumlah pejabat Kodam V Brawijaya.

Blitar, Arahjatim.com – Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, berziarah ke Makam Bung Karno (MBK), di Kota Blitar, Rabu (25/4/18). Saat berziarah ke MBK, Pangdam didampingi Danrem 081/DSJ Madiun, Kolonel Inf R Sidharta Wisnu Graha, Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto, dan sejumlah pejabat Kodam V Brawijaya.

Usai berdoa, Pangdam juga menabur bunga di atas pusara Bung Karno. Ini adalah ziarah pertama kali bagi Pangdam ke Makam Bung Karno.

“Saya baru pertama kali ini ziarah ke Makam Bung Karno. Ini penting untuk mengenang jasa bapak pendiri bangsa dan meneladani pemikiran-pemikirannya,” kata Pangdam.

Usai berziarah, Pangdam menyampaikan anggota TNI harus menjaga netralitas di ajang pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim nanti.

“Netralitas anggota TNI harga mati. Kalau masyarakat mengetahui ada anggota terlibat dalam pemilu silakan lapor ke kami. Akan kami proses sesuai aturan yang ada,” kata Pangdam, seusai ziarah.

Selain itu, Pangdam juga menyatakan, TNI siap membantu polisi mengamankan pelaksanaan Pilgub Jatim. Pangdam menerjunkan sekitar 12.000 personel untuk ikut mengamankan pelaksanaan Pilgub Jatim. Menurut Pangadam, kerawanan pelaksanaan pemilu biasanya terjadi pada saat pencoblosan.

“Kalau tahap-tahap seperti sekarang ini relatif masih aman. Tapi nanti pas pencoblosan biasanya terjadi kerawanan. Misalnya, ada warga yang protes karena tidak masuk daftar pemilih. Itu yang perlu diwaspadai,” ujarnya.

Selanjutnya, Pangdam dan rombongan langsung bergeser ke Istana Gebang. Mereka mengunjungi rumah peninggalan orang tua Bung Karno. Rencananya, setelah dari Istana Gebang, Pangdam akan melanjutkan kunjungan ke Candi Penataran di Nglegok, Kabupaten Blitar. (mua)