Musik Bambu “Pa’ Beng” Tampil Apik Memukau Penonton Jember

oleh -
Komunitas perkusi asal Situbondo, Pa’ Beng saat pentas di panggung seni musik dan pagelaran seni “Warung Kembang” Ajung Jember, minggu malam (01/07/2018). (Foto: ArahJatim.com/nurs)

Jember, ArahJatim.com – Penampilan Komunitas seni asal Situbondo, Pa’ Beng menyedot perhatian masyarakat Jember dan sekitarnya. Pa’ Beng begitu julukannya sangat piawai dalam memainkan musik bambu. Komunitas ini tampil dalam sebuah kegiatan pentas seni di Warung Kembang, Ajung Jember, minggu malam (01/07/2018). Pengunjung tak hanya dihibur oleh penampilan seni musik namun juga bisa menikmati bazar gratis dan menikmati kuliner tradisional Jember.

Kendati menggunakan bambu namun alunan nada seni musik Pa’ Beng menyerupai senar gitar, kecapi, rebana, satir dan sejenisnya. Bunyinya mirip gamelan laras slendro dan pelok secara dinamis. Lagu berjudul “Mellasa” menjadi pembuka, disamping beberapa lagu lainnya yang umumnya berbahasa Madura.

Pengunjung memadati kawasan “Warung Kembang” Ajung Jember, dalam kegiatan pagelaran seni musik dan tari serta bazar gratis makanan tradisional pada minggu malam (01/07/2018). (Foto: ArahJatim.com/nurs)

Selain komunitas musik perkusi tersebut, sejumlah kelompok seni lainnya juga unjuk kebolehan menampilkan karyanya.

“Ini merupakan momen berbagi sekaligus mengenalkan seni tradisi, dimana ada penampilan seni musik, pagelaran tari dan sekaligus makanan tradisional”, kata Joko Wipi, salah satu angggota dari Komunitas Pendalungan Jember yang juga turut menyiapkan dan meramaikan acara tersebut.

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh pesta kembang api sebagai tanda ulang tahun ke-empat dimulai. Ratusan undangan, termasuk dari warga setempat hadir. Tak hanya mendapatkan makanan kuliner tradisional gratis serta menyaksikan pentas seni, akan tetapi pengunjung juga mendapatkan kesempatan memperoleh ratusan buah hadiah. (nurs)