Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core

oleh -
oleh

Lintasarta memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi industri di era AI melalui jasa andalan Intelligent Core—The Intelligent Foundation Powering Indonesia’s Digital Sovereignty. Intelligent Core membantu organisasi mengubah kompleksitas teknologi menjadi business outcomes yang dibutuhkan pelanggan dan industri melalui integrasi connectivity, cloud, cybersecurity, dan collaboration-AI dalam satu ekosistem digital yang aman, terhubung, dan andal.

Hal tersebut disampaikan dalam Lintasarta Media Gathering yang berlangsung pada Selasa (9/6) di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Lintasarta memaparkan bagaimana percepatan adopsi AI dalam memenuhi kebutuhan organisasi di berbagai sektor dengan cara mengintegrasikan berbagai kapabilitas digital yang dimiliki Lintasarta dalam menghasilkan dampak bisnis yang nyata. Sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan industri.

Menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta menghadirkan Intelligent Core sebagai strategic foundation yang mengintegrasikan empat kapabilitas utama yang dimiliki Lintasarta, yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (yang biasa disebut 4C capability) dalam satu end-to-end digital solution yang dapat secara signifikany) dalam satu end-to-end  meningkatkan Customer Experience (CX). Fondasi ini dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui one end-to-end solution unifying the 4Cs, serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital bagi pelanggan (CX) yang terintegrasi, andal, dan efisien.

pasang iklan_rev3

“Di era AI, perusahaan membutuhkan fondasi yang mampu menghubungkan teknologi menjadi hasil bisnis yang nyata. Melalui Intelligent Core ini, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu Solusi Digital yang aman, andal dan saling terhubung, sehingga pelanggan dapat lebih fokus pada inovasi, pertumbuhan, dan daya saing bisnis,” ujar President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan.

Sebagai implementasi nyata dari Intelligent Core, Lintasarta menghadirkan pendekatan berbasis Industry Outcome Stacks yang dirancang sesuai kebutuhan setiap sektor. Melalui pendekatan ini, Lintasarta bertransformasi dari penyedia layanan teknologi menjadi Industry Digital Infrastructure Orchestrator melalui Intelligent Core yang mengintegrasikan kapabilitas digital, AI, digital partner ecosystem, dan managed services untuk menghasilkan dampak bisnis yang lebih terukur.

Lintasarta menghadirkan berbagai solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, seperti diantaranya seperti Secure Banking Stack untuk sektor keuangan, Sovereign Government Stack untuk sektor pemerintahan, Smart Factory Stack untuk manufaktur, Connected Healthcare untuk layanan kesehatan, serta Omnichannel Retail untuk sektor ritel. Setiap solusi dirancang untuk membantu organisasi mempercepat transformasi digital dan AI, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keandalan dan keamanan, serta menciptakan nilai bisnis yang berkelanjutan.

Saat ini Lintasarta melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dengan 74.196 jaringan di berbagai sektor industri di seluruh Indonesia, basis yang menjadikan integrasi 4C dalam satu arsitektur digital sebagai keunggulan nyata, bukan sekadar konsep.

Melalui Intelligent Core, Lintasarta memperkuat perannya sebagai mitra strategis transformasi AI yang relevan dan trusted bagi industri nasional. Dengan menggabungkan sovereign infrastructure, AI, dan ekosistem digital yang terintegrasi, Lintasarta berkomitmen membangun fondasi digital yang aman, andal terhubung, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia di era AI.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.