Layangan Hias Jadi Penyebab Sering Padamnya Lampu di Pamekasan

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Pelanggan listrik di Pamekasan sering mengeluh lantaran listrik sering padam, pemadaman ini biasanya terjadi menjelang sore dan malam hari. Anehnya Layang-layang berlampu menjadi faktor sering terganggunya aliran listrik ke rumah penduduk di Kabupaten Pamekasan, Jumat (14/08/2020).

Supervisor Teknik UP3 PLN Pamekasan, Yopphy Nugroho mengatakan, “Seiring dengan musimnya layangan hias, sebagian desa di wilayah Pamekasan ditemukan banyak masyarakat yang bermain layangan di dekat jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) PLN. Layangan dibiarkan mengudara seharian, sehingga pemilik layangan kadang tidak tahu kalau layangannya yang diberi lampu LED kecil dengan bantuan dinamo atau baterai nyangkut di jaringan SUTM PLN dan kerap menyebabkan aliran listrik di wilayah Pamekasan padam total,” ujarnya.

Yopphy mengaku ada beberapa wilayah yang diketahui sering ditemukan layangan hias yang hingga kini pihaknya telah melakukan sosialisasi ke wilayah tersebut.

“Warga Pamekasan yang terkenal nakal bermain layangan di dekat jaringan SUTM PLN, yaitu di wilayah Desa Teja Barat, taro’an, dan Candi burung dikarenakan banyak ditemukan layangan hias, jadi petugas PLN kami selalu memberikan imbauan kepada masyarakat Pamekasan, khususnya di wilayah Desa Teja Barat setiap sore,” tegas Yopphy.

“Pada 1 Agustus 2020, ada layangan yang nyangkut ke jaringan SUTM PLN di Desa Teja barat, sehingga saat itu menyebabkan listrik padam total se-Pamekasan. Ini juga menyebabkan material PLN seperti kabel menjadi break down atau rusak, sehingga beberapa pekan ke depan kami akan melakukan perbaikan jaringan listrik di sekitar Desa Teja Barat. Kejadian ini cukup merugikan PLN, dan tentunya masyarakat sekitar karena sering merasakan terjadinya padam listrik,” imbuhnya. (ndra)