KPK Geledah Rumah Anak Walikota Dan Ruang Kerja Walikota Blitar

oleh -
Tim KPK mendatangi rumah Henry, anak sulung Walikota Blitar Muh Samanhudi Anwar pada hari sabtu (9/6/18). (Foto: ArahJatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Pasca Walikota Blitar, Muh Samanhudi Anwar ditetapkan sebagai terangka oleh KPK, hari ini sabtu (9/6) petugas KPK melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Kota Blitar. Selain ruang kerja Walikota Blitar Samanhudi Anwar yang sudah disegel, petugas KPK juga menggeledah kantor BPKAD, ruang Bagian Hukum, kantor PT Moderna Teknik Perkasa dan rumah anak Henry Pradipta Anwar, anak sulung Samanhudi Anwar.

Sekitar satu jam, tim penyidik KPK kemudian meninggalkan rumah Henry.  Anak sulung Walikota tersebut memberikan keterangan usai penggeledahan.

“Ada petugas dari KPK, mereka memeriksa laci meja kerja saya. Mungkin berkaitan dengan kasus bapak,” ungkap Henry, Sabtu (9/6/2018).

Henry mengaku tidak mengetahui kasus yang menimpa bapaknya, namun ia berharap semua akan berjalan dengan baik.

“Saya gak tahu kalau soal itu, saat ini kami hanya berserah kepada Allah berharap yang terbaik,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Blitar dua periode itu diduga menerima gratifikasi dari pihak swasta Susilo Prabowo melalui Bambang Pramono. Gratifikasi sebesar Rp 1,5 miliar itu diduga terkait pembangunan SMPN 3 Kota Blitar di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Pembangunan SMPN 3 Kota Blitar itu pada tahap pertama menghabiskan anggaran sebesar Rp 11,5 miliar pada tahap pertama. Sedangkan tahap kedua menghabiskan anggaran Rp 23 miliar.(mua)