Kepiawaian Bermusik Patrol Ramaikan Karnaval Musik Universitas Jember

oleh -
Salah satu peserta karnaval musik patrol sedang unjuk kebolehan dihadapan para juri Universitas Jember di jalan kalimantan Jember (9/6/18). (Foto: ArahJatim.com/nurs)

Jember, ArahJatim.com – Universitas Jember (Unej) kembali menggelar karnaval musik patrol pada Sabtu malam kemarin (9/6). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi para musisi patrol sekaligus menjaga kelestarian seni tersebut.

Pada karnaval patrol pada tahun ini, diikuti oleh 21 grup musik patrol dari berbagai daerah di Kabupaten Jember. dari Kecamatan Ambulu misalnya, ada dua delegasi yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

“Sedianya ada tiga grup mas, tetapi yang siap hingga hari akhir ini ada dua”, kata salah satu anggota peserta.

Ketua Panitia Karnaval Musik Patrol UKM Kesenian Unej Afif Jauhari mengatakan kegiatan Karnaval Musik Patrol pada tahun ini sudah memasuki usia 18 tahun. Sesuai dengan tema diangkat adalah “Kentongan Wolulas” atau kentongan yang kedelapanbelas.

Para peserta dilepas dari “double w” Unej. Satu persatu para peserta menunjukan kemampuanya dalam bermusik jenis perkusi dihadapan para juri,  yakni M. Ikhwan Setiawan dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember, serta dua seniman perkusi, Sardulo Kelana dan Ali Gunardi.

Ada beberapa lagu wajib yang harus dinyanyikan oleh peserta, lagu daerah. Diantaranya: “Gundul-Gundul Pacul” dan “Cublak-Cublak Suweng.”

Dari pantauan arahjatim di lokasi, dinamisasi bermusik, kekompakan, vokal, dan aransemen yang apik tampak terdengar dari beberapa grup musik patrol. Yang membanggakan, sejumlah kelompok musik patrol terdiri dari anak-anak.

Musik patrol merupakan musik untuk membangunkan umat muslim untuk makan sahur di Bulan Ramadhan. Kegaiatan tersebut telah rutin dilaksanakan Unej setiap tahun sekali, pada bulan Ramadhan. (nurs)