Jelang Puasa, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kilogram

oleh -
Eddy Mangun,Officer Comunication and CSR PT Pertamina Marketing Operation Region V Jatim Balinus mengecek persediaan elpiji di pangkalan dan agen elpiji. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar,Arah jatim.com – Antisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, pihak Pertamina turun dan mengecek stok elpiji 3 kilogram di tingkat pangkalan dan agen di Kota Blitar, Jumat (11/5/18). Pertamina ingin memastikan stok elpiji 3 kilogram di Blitar aman menjelang puasa Ramadan.

Officer Communication and CSR PT Pertamina Marketing Operation Region V (Jatim, Bali, Nusa Tenggara), Eddy Mangun mengatakan, penyaluran elpiji 3 kilogram di Kota Blitar dan Kabupaten Blitar sebanyak 32.880 tabung per hari. Pada awal Mei 2018, permintaan elpiji di wilayah Blitar memang naik.

“Pertamina menambah pasokan elpiji 3 kilogram ke sejumlah agen, dan di Blitar pada Mei ini naik menjadi 35.840 tabung per hari. Ada kenaikan penyaluran sekitar sembilan persen,” kata Eddy Mangun.

Pada 1 Mei 2018, Pertamina menambah pasokan elpiji 3 kilogram untuk wilayah Blitar sebanyak 26.320 tabung.

Lalu pada 7 Mei 2018, pasokan elpiji 3 kilogram untuk wilayah Blitar ditambah lagi sebanyak 20.720 tabung. Rinciannya sebanyak 6.160 tabung tambahan untuk Kota Blitar dan 14.560 tabung tambahan untuk Kabupaten Blitar.

Soal kelangkaan elpiji 3 kilogram di Blitar, kata Eddy, belum diketahui penyebabnya. Sebab, pasokan elpiji 3 kilogram dari Pertamina ke agen di wilayah Blitar tetap. Bahkan ada tambahan pasokan elpiji menjelang puasa Ramadan.

“Seharusnya pengawasan di tingkat pengecer menjadi wewenang pemerintah daerah. Ada tim terpadu dari pemerintah daerah untuk mengawasi pendistribusian elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer,” ujarnya.

Salah-satu pemilik pangkalan elpiji di Kota Blitar, Asih mengaku, pasokan elpiji 3 kilogram dari agen ke pangkalan normal. Tiap dua hari sekali, dia mendapatkan pasokan elpiji 3 kilogram dari agen sebanyak 60 tabung. Tetapi, dia mengakui beberapa pekan terakhir ini stok elpiji 3 kilogram di Kota Blitar langka.

“Begitu pasokan datang langsung habis dibeli pelanggan. Kalau harga dari pangkalan Rp 16.000 per tabung, tapi kalau minta diantar tambah transportasi sebesar Rp 1.000,” katanya.

Diharapkan, dengan adanya tambahan pasokan tabung elpiji ini, elpiji di Blitar lancar dan tidak sampai mengalami kelangkaan menjelang Ramadhan dan Lebaran nanti. (mua)