Inilah Pesan Anggota DPR RI M Sarmuji Kepada Mahasiswa Di Era Digital

oleh -
Pengurus HMI Cabang Jember berfoto bersama dengan sejumlah nara sumber LK II HMI cabang Jember. (Foto: ArahJatim.com/nurs)

Jember, Arahjatim.com – Perkembangan dunia teknologi kini makin pesat ke arah serba digital. Era digital telah mengantar manusia memasuki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Teknologi menjadi alat yang membantu kebutuhan manusia. Dengan teknologi apapun dapat dilakukan dengan lebih mudah. Begitu pentingnya peran teknologi inilah yang mulai membawa peradaban memasuki ke era digital.

Inilah salah satu pesan penting anggota DPR RI, M Sarmuji kepada ratusan mahasiswa se-Indonesia, yang mengikuti Intermediate Training (LK II) HMI Cabang Jember di Gedung Graha Insani Jember pada Minggu (29/04/2018).

Menurut Sarmuji, mahasiswa harus jujur dan berintegritas dalam kuliah. Diantaranya mencontek serta menyalin atau copy paste tugas makalah maupun karya ilmiah untuk ujian akhir.

Era Digital membawa berbagai dampak positif yang bisa digunakan sebaik-baiknya namun Era Digital juga memiliki banyak dampak negatif.  Sehingga ini menjadi tantangan di Era Digital. Digitalisasi alat canggih dan luasnya jaringan internet membuka peluang kepada siapapun untuk mengakses data. Keterbukaan informasi dan akses ini bisa berdampak positif dan bisa juga negatif.

“Bila tidak bijak, maka kemajuan tersebut bisa disalahartikan, yakni sembarang menggunakan hak karya orang lain”, kata anggota DPR RI dari Fraksi Golkar tersebut.

Lulusan S1 Fakultas Ekonomi Unej tersebut lantas menceritakan kegigihan sejumlah pebisnis yang berhasil dalam karir dalam dunia digital.

“Jack Ma yang memiliki situs Alibaba merupakan contoh konkrit perjuangan besar dengan memanfaatkan kemajuan digital dan internet,” jelas Sarmuji.

Sarmuji berbincang dengan pengurus HMI Cabang Jember di sela-sela acara LK II HMI Cabang Jember di Gedung Graha Bina Insani Jember Minggu (29/04/2018). (Foto: ArahJatim.com/nurs)

Selain itu, dia juga menceritakan bahwa setiap mahasiswa pada saat ini lebih mudah mendapatkan kesempatan belajar ke jenjang lebih tinggi karena banyak peluang memperoleh beasiswa.

Serta dalam era demokrasi yang makin bertumbuh, akan semakin terbuka lebar menjadi seorang pemimpin bangsa.

“Dalam pemilu 2014 yang saya lalui merupakan fase sulit bagi orang tanpa modal untuk berkompetisi dalam pemilu. Rasa-rasanya sulit tanpa modal besar untuk bermimpi menjadi pemimpin”, kenangya.  (nurs)