Dinas Pendidikan Gelar Lomba Bergengsi Siswa Berprestasi

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menggelar lomba untuk menjaring bibit siswa-siswi berprestasi, baik di bidang akademis maupun non akademis (19/2/20). Bertempat di SD Jati Kec. Tarokan, sedikitnya 52 siswa dan siswi tingkat Sekolah Dasar negeri maupun swasta mengikuti lomba ini. Mereka merupakan perwakilan 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.

Sebelumnya, pada tanggal 15 Februari lalu, bertempat di aula Kantor Dinas Pendidikan, para siswa-siswi unggulan ini telah mengikuti lomba bidang akademis dengan materi pelajaran matematika, IPA, pengetahuan umum dan mengarang.

Lomba siswa berprestasi merupakan lomba paling bergengsi untuk siswa dan siswi di Kabupaten Kediri dan dilakukan berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga puncaknya nanti di tingkat nasional. Sehingga usai pelaksanaan lomba ini, para peserta dan pemenang lomba akan mendapatkan pendampingan khusus untuk menjaga prestasinya.

Ahdan Pondra, peserta dari SD Al Firdaus Kecamatan Gurah ini berhasil menjadi Juara 1. Ia mengaku telah mempersiapkan diri selama dua minggu. Meski merasa kesulitan dalam belajar menyanyi, namun ia tidak patah semangat untuk terus berusaha dengan belajar di kecamatan dan sekolah. Tak ayal, usahanya tidak sia sia dengan memenangkan lomba ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko mengatakan, selain mahir di bidang akademis, siswa-siswi unggulan ini juga menguasi bidang non akademis, seperti seni tari, seni suara, seni musik, puisi, komputer, Bahasa Inggris dan kepemimpinan. Khusus untuk kepemimpinan bertujuan mencetak siswa-siswi untuk mempunyai jiwa pemimpin, sehingga dapat memberi contoh serta mengimplementasikan pendidikan karakter di sekolah.

Sujud menambahkan, dalam lomba ini dimasukkan sejumlah materi untuk pembentukan karakter siswa baik dalam materi bidang akademis maupun non akademis. Pendidikan karekter sangat penting karena apapun yang dimiliki anak, jika tidak memiliki karakter yang baik maka akan mempengaruhi dalam pola kehidupan. Sebaliknya, jika memiliki karakter yang baik, maka ketika kurang pengetahuan, ia akan memiliki motivasi untuk memperbaiki. (Kominfo)