Bupati Malang Mundur Dari Ketua DPW Nasdem Jatim

oleh -
Bupati Malang masih beraktivitas seperti biasa dan menjawab pertanyaan wartawan usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (Foto: ArahJatim.com/AN)

Malang, ArahJatim.com – Untuk lebih berkonsentrasi menghadapi statusnya usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, bupati Malang Rendra Kresna memilih mundur sebagai Ketua Dewan Pimpinan wilayah Partai Nasdem Jawa Timur. Rendra, diduga terkait gratifikasi dana alokasi khusus tahun 2011 di dinas pendidikan.

Pengunduran dirinya sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur tersebut tak lepas dari statusnya sebagai tersangka seperti dalam berita acara penggeledahan KPK Senin malam, di ruang kerja Bupati Malang.

Dalam berita acara penggeledahan tersebut Rendra Kresna ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi dari pihak swasta, yang menjadi rekanan dalam penggunaan dana alokasi khusus di dinas pendidikan pada tahun 2011.

“Pengunduran saya dari ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur agar ingin fokus dengan proses hukum yang akan dijalani” ujar Rendra Kresna.

Namun sejauh ini, dengan statusnya sebagai tersangka tidak berpengaruh pada aktiftas di pemerintahan kabupaten Malang.

“Masih lancer, bahkan nanti saya masih pimpin rapat. Menjelang ada kegiatan yang segera diselesaikan. Saya juga akan menjelaskan. Agar mereka tidak khawatir terkait kondisi saya saat ini.” Tambah bupati malang.

Rendra Kresna, mengaku hingga saat ini belum menerima pemanggilan lebih lanjut dari KPK, terkait dugaan gratifikasi yang disangkakan padanya. Sementara itu, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di sejumlah tempat di kabupaten Malang. (AN)