7 Bulan Pandemi Dinsos Bangkalan Habiskan Anggaran 8 Miliar Dana Bansos

oleh -

Bagkalan, Arahjatim.com – Bantuan Sosial (Bansos) mencapai 8 miliar dihabiskan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan selama pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) terhitung sejak bulan Maret hingga 7 Oktober 2020.

Hal itu disampaikan Kepala Dinsos Bangkalan, Wibagio Suharta bahwa selama pandemi Covid-19 kurang lebih 8 miliar untuk dana Bansos.

“Pertama itu satu miliar, setelah itu dari dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) ada tiga ratusan,” kata Wibagio saat ditemui di kantornya.

Sedangkan sisanya Wibagio menambahi, yaitu saat cair terakhir kali dari Dana Tidak Terduga (BTT) dalam penanganan Covid-19 mendapat kucuran 6,9 milar.

“Terakhir yang Ponpes dan Disabilitas dapat 6,9. Tetapi realisasinya tidak sampe segitu, cuman 6,6 miliar,” imbuhnya.

Sedikitnya ada 46.170 santri yang tergabung di 183 pondok pesantren. Sedangkan anggaran per santri 150 ribu.

Sementara kaum disabilitas 367 orang, dengan bantuan per orang senilai 200 ribu. Yang dibagikan dalam bentuk sembako.

“Semuanya berbentuk sembako dan sampai ke pondok masing-masing. Pengadaan barangnya di pihak ketigakan, gak mungkin anggaran segitu kita mengadakan sendiri,” jelas Wibagio.

Ditanya soal kelebihan 300 juta dari dana BTT yang belum tercairkan, Wibagio mengaku masih belum paham teknisnya apakah bisa digabung dengan Bansos yang sekarang atau dikembalikan.

“Saya belum konfirmasi ke BPK-AD. Yang jelas sampe sekarang sisanya itu belum terealisasi karena kemaren itu ada fakor referensi bank yang belum diserahkan dari PT nya ke kami. Kalau tidak ada referensinya kita mau bayar kemana, karena itu juga persyaratan,” tutup Wibagio. (fat/rd/fm)