349 Pertambangan Tanpa Izin, Bupati Pamekasan Adakan Audiensi

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Bupati Pamekasan, Badruttamam menggelar audensi untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat terkait pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Pamekasan, pasalnya beberapa pertambangan yang beroperasi di Pamekasan tidak memiliki izin untuk menjalankan usahanya.

Audiensi dengan para penambang yang belum berizin diselenggarakan di Mandhepa Agung Ronggosukowati yang tetap mengikuti protokol Covid-19 dengan menggunakan masker serta cuci tangan dan tes suhu tubuh sebelum memasuki ruangan, Selasa malam (30/06/2020).

Dalam gelar audiensi yang dilakukan oleh praktisi tambang tersebut (penambang,sopir dan kuli) dihadiri oleh Bupati Pamekasan, Wakil Bupati, Sekda Kabupaten Pamekasan dan Forkopimda beserta jajarannya untuk bersama-sama menyerap aspirasi dari masyarakat agar perusahaan pertambangan segera mengurus perizinan.

Sementara itu Bupati Pamekasan dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya akan selalu menampung aspirasi masyarakat untuk dijadikan bahan evaluasi dan acuan guna Pamekasan yang lebih baik seperti apa yang menjadi cita-cita kita bersama, serta membantu mencari solusi dalam mengurus perizinan.

Perizinan tersebut dibutuhkan lantaran dari 350 pertambangan yang beroperasi hanya 1 perusahaan yang mengantongi izin usaha.

“Kami siap menampung aspirasi dari masyarakat untuk dijadikan bahan evaluasi guna menjadi Pamekasan lebih baik ke depan,” katanya.

“Izinkan kami Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan menjadi Bupati Masyarakat secara luas, dengan cara berkeadilan dan tetap menjaga kondusifitas Pemakasan, apalagi sampai sekarang Pamekasan masih dalam kondisi zona merah, biar tidak lagi ada demo serta mengindahkan protokol kesehatan di masa pandemi,” imbuhnya.

Badrutt mengatakan akan mengkonsultasikan urusan perizinan pertambangan tersebut ke Pemprov Jatim pada minggu ini, ia berujar akan mengakomodir seluruh kepentingan terakit perizinan perusahaan.

“Kami langsung akan mengadakan pertemuan lanjutan dan mencari formulasinya, sehingga dalam minggu ini kami akan kosultasi ke Pemprov Jawa Timur. Kami akan mengakomodir kepentingan saudara dalam pengurusan perizinannya biar tertib secara administrasi sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Bupati Pamekasan di hadapan penambang, kuli dan para Sopir. (ndra)